Tim SAR Sukses Evakuasi Korban Kedua Kecelakaan Pesawat ATR

OPERASI Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, hingga Selasa (20/01/2026) masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan bekerja tanpa jeda di tengah medan terjal dan cuaca yang berubah-ubah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa pada hari ini ( Selasa, 20/1), tim berhasil mengevakuasi korban kedua dari kedalaman jurang dengan tingkat kesulitan tinggi.

“Sore ini, tim SAR gabungan fokus melanjutkan pencarian dan evakuasi di beberapa sektor dengan membagi kekuatan menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU), termasuk SRU darat dan vertical rescue. Dan akhirnya, korban kedua berjenis kelamin perempuan berhasil dievakuasi dari kedalaman sekitar 350 meter dengan kondisi medan yang sangat ekstrem,” ujar Arif.

BACA JUGA  Kepolisian Korsel Selidiki 163 Unggahan Jahat Terkait Jeju Air

Dilakukan bertahap

Ia menjelaskan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi geografis berupa lembah curam, tebing terjal, serta jarak pandang terbatas akibat hujan dan kabut.

“Evakuasi korban membutuhkan teknik vertical rescue dan koordinasi lintas unsur yang sangat ketat. Tim bekerja dari lembah menuju puncak dengan peralatan khusus, dan saat ini sementara menuju ke Posko Tompobulu, untuk kemudian diserahkan ke tim DVI,” tambahnya.

Arif Anwar juga menegaskan bahwa operasi SAR ini melibatkan kekuatan besar, dengan total 1.075 personel dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, komunitas pecinta alam, hingga unsur medis.

Wujud sinergi

Dukungan alutsista darat dan udara, seperti helikopter, pesawat intai, dan drone thermal, turut dikerahkan untuk mempercepat pencarian.

BACA JUGA  Tim SAR Gabungan Kembali Temukan 7 Bodypack

“Kami mengapresiasi dedikasi seluruh unsur yang terlibat. Operasi ini adalah wujud nyata sinergi dan kemanusiaan. Fokus kami tetap pada pencarian seluruh korban dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan,” tegasnya.

Hingga laporan ini disampaikan, operasi SAR masih terus berjalan dan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi serta kondisi cuaca di lapangan. (Lin/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Eks Tim Mawar Sebut Prabowo Sudah Waspadai Pengkhianat Sejak 2025

PRAKTISI intelijen sekaligus mantan anggota Tim Mawar Kopassus, Fauka Noor Farid, memberikan tanggapan terkait kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan tiga oknum perwira tinggi (pati) Mabes Polri. Ketiga…

Bekuk Melbourne Victory, Persib Segel Tike ke babak 16 Besar ACL Two

SEJARAH diukir Persib Bandung dengan merebut tiket ke babak  16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.  Kesuksesan itu didapat Persib setelah mengalahkan Melbourne Victory 2-1 pada laga keempat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

TP-PKK Sergai Raih Dua Penghargaan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi

  • November 5, 2026
TP-PKK Sergai Raih Dua Penghargaan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi

Nekat Bobol Rumah Temannya, Remaja ini Gondol Emas dan Laptop

  • November 4, 2026
Nekat Bobol Rumah Temannya, Remaja ini Gondol Emas dan Laptop

Bukan Cuma Mengajar, Guru di Bandung Bangun Karakter dan Keterampilan

  • November 4, 2026
Bukan Cuma Mengajar, Guru di Bandung Bangun Karakter dan Keterampilan

Penurunan Kemiskinan dan Good Governance Jadi Fokus Pembangunan DIY

  • November 4, 2026
Penurunan Kemiskinan dan Good Governance Jadi Fokus Pembangunan DIY

Kapolda DIY Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan di Mapolda

  • November 4, 2026
Kapolda DIY Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan di Mapolda

Eks Tim Mawar Sebut Prabowo Sudah Waspadai Pengkhianat Sejak 2025

  • November 4, 2026
Eks Tim Mawar Sebut Prabowo Sudah Waspadai Pengkhianat Sejak 2025