Sanksi Tegas untuk ASN Kota Bandung Terlibat Judol

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat minta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya agar tidak terlibat dalam permainan judi online (judol). Sanksi tegas akan dikenakan kepada ASN yang kedapatan bermain judol.

“Sanksi tegas akan diterapkan bagi ASN di lingkungan Pemkot Bandung yang terbukti bermain judol. Sanksi bagi pegawai ASN tersebut disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait disiplin seorang ASN,” kata Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono Jumat (28/6).

Adapun kata Bambang, aturan terkait disiplin ASN tertuang dalam PP Nomor

94/2021 yang mengatur tentang kewajiban, larangan, maupun hukuman

disiplin yang akan didapatkan seorang ASN.

“Kami memiliki peraturan pemerintah tentang kepegawaian. Kalau pun ada di lingkungan Pemkot Bandung (yang bermain judi online) akan diberikan sanksi sesuai

BACA JUGA  Pemkot Bandung Berkomitmen Entaskan Kasus Kekerasan Seksual

perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Bambang mengakui hingga kini belum ditemukan adanya ASN yang terlibat permainan judol. Namun pemkot tetap melakukan investigasi untuk mencari data, ada tidaknya ASN yang terlibat judol.

Bambang menilai permainan judol bagi seseorang memiliki dampak negatif, salah satunya berupa rasa candu. Kecanduan judol akan berpengaruh buruk pada kehidupan keseharian maupun sosial.

“Saya mengimbau masyarakat umum serta khususnya ASN maupun non ASN Pemkot Bandung untuk tidak terlibat dengan judi online. Imbauan tersebut juga sudah sejalan dengan aturan pemerintah nasional,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jabar, Herry Dermawan juga menyatakan hingga kini belum ditemukan adanya anggota DPRD Jabar yang terlibat judol. Herry menyayangkan pernyataan PPATK yang tidak membuka data siapa anggota dewan yang terlibat judol.

BACA JUGA  Ilham Habibie Apresiasi Pengolahan Sampah Great Bandung

“Kita sayangkan PPATK cuma ngomong gitu, harusnya kan disebar ke dewan masing-masing. Walaupun enggak ke publik ke pimpinan biar pimpinan menindaklanjuti. Kalau gini saling tuduh saling curiga. Jangan-jangan DPRD Jabar paling banyak atau DPRD Jabar paling sedikit, tentu membuat bingung,” terangnya.

Menurut Herry, dengan beredarnya isu anggota dewan yang terpapar judol,

BK DPRD Jabar reaktif untuk memberi edukasi kepada anggota DPRD agar

tidak bermain judi online.

Jika ditemukan, dia memastikan akan ada sanksi tegas dari BK DPRD Jabar. Sanksi yang paling ringan teguran lisan, teguran tertulis, bahkan paling berat sanksi pemecatan tergantung permasalahan.

Sementara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sendiri juga

BACA JUGA  Pemprov Jateng Terbitkan SE Larang ASN Gunakan Elpiji 3 Kg

memastikan pemerintah bakal menyiapkan sanksi bagi ASN yang terpapar judi online. “Kami akan membahas bentuk sanksi ini dengan sejumlah pemangku kepentingan, salah satunya Kementerian Pendayagunaan Aparatur

Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB),” ujarnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

SALAH  satu calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur periode 2026-2031 Metty Triantika terus mendapat dukungan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar. Sebanyak 24 dari 32 Pengurus Kecamatan…

Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok Kabupaten Tasikmalaya

KEPALA Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk, Kabupaten Tasikmalaya, Otong Kusmana mengatakan sebanyak 2.660 warga di wilayahnya terindikasi mengidap penyakit tuberkulosis (TB). Dari jumlah tersebut,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

  • July 3, 2026
Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok Kabupaten Tasikmalaya

  • July 2, 2026
Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok  Kabupaten Tasikmalaya

Dinkes Garut Temukan 17.339 Warga Terkena Diare selama Kemarau

  • July 2, 2026
Dinkes Garut Temukan 17.339 Warga Terkena Diare selama Kemarau

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

  • July 2, 2026
Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

  • July 2, 2026
OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

  • July 2, 2026
Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT