Puncak Gunung Merapi Diguncang 1.277 Gempa Sepekan Terakhir

PERALATAN pemantau gempa di kawasan Gunung Merapi mencatat selama sepekan dari Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1) terjadi 1.277 gempa.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Agus Budi Santosa mengatakan kegempaan yang terjadi di puncak Merapi ini didominasi gempa guguran atau rock fall (RF) sebanyak 741 kali.

Disusul gempa fase banyak atau MP (multiphase) sebanyak 519 kali, gempa tektonik 7 kali, gempa vulkanik 6 kali, gempa awan panas guguran 3 kali dan gempa low frequency 1 kali.

“Intensitas kegempaan pada periode pengamatan ini lebih tinggi dibandingkan dengan intensitas kegempaan pada minggu sebelumnya,” kata Agus.

Awan panas guguran

Aktivitas vulkanik mainnya, katanya, juga berupa 3 kali awan panas guguran yang meluncur hingga 1000 meter dari pucak ke arah barat daya, guuran lava 17 kali mengarah ke hulu Sungai Bebeng sejauh 1.900 meter, 15 kali ke arah hulu Sungai Putih-Sungai Sat sejauh 2.000 meter.

BACA JUGA  Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Sarmi Papua

Lalu 5 kali ke hulu Sungai Krasak sejauh 1.700 meter dan 1 kali ke hulu Sungai Boyong sejauh 1.000 meter.

“Dari aspek perubahan morfologi, teramati adanya sedikit perubahan morfologi pada Kubah Barat Daya akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.Sedangkan untuk Kubah Tengah, tidak teramati adanya perubahan morfologi,” katanya.

Ia menambahkan berdasarkan analisis foto udara pada13 Desember 2025 lalu, volume Kubah Barat Daya dan Kubah Tengah berturut – turut adalah sebesar 4.171.800 meter kubik dan 2.368.800 meter kubik.

Erupsi eruptif

Agus Budi Santosa menambahkan pada minggu ini, terjadi hujan di sekitar Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan  intensitas curah hujan tertinggi terjadi pada 12 Januari 2026, tercatat di Pos Kaliurang sebesar 31,04 milimeter/jam selama 37 menit.

BACA JUGA  Merapi Diguncang Gempa 1.015 kali dalam Sepekan

“Tidak dilaporkan adanya penambahan aliran maupun lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi,” katanya.

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga atau Level III. (Agt/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

Hat-trick Dembele Bawa Prancis Benamkan Norwegia, Senegal Menjaga Asa

  • June 27, 2026
Hat-trick Dembele Bawa Prancis Benamkan Norwegia, Senegal Menjaga Asa

Korban Meninggal akibat Gempa di Venezuela Capai 589 Orang

  • June 26, 2026
Korban Meninggal akibat Gempa di Venezuela Capai 589 Orang