UGM Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

FAKULTAS Peternakan Universitas Gadjah Mada, menggelar Workshop Pengolahan Sampah CircuLife–SLI 2025 Batch ke-3 bertema Community-Driven Waste Management and Circular Economy in Yogyakarta pada Rabu (7/1). Kegiatan itu untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis komunitas dan penerapan ekonomi sirkular di Yogyakarta.

Workshop menghadirkan praktisi pengelolaan sampah yang berbagi pengalaman dan praktik baik, mulai dari pengolahan sampah plastik hingga pemanfaatan limbah minyak jelantah. Pada sesi pertama, Ilham Zulfa Pradipta, S.T., M.Eng dari Jogja Life Cycle memaparkan materi mengenai daur ulang sampah plastik dan tantangan pengelolaannya di Indonesia.

Ilham menjelaskan bahwa plastik melalui proses panjang sejak ekstraksi bahan baku, polimerisasi, hingga digunakan dan didistribusikan ke masyarakat. Berbagai jenis plastik seperti PET, HDPE, PVC, LDPE, PP, dan PS banyak digunakan sehari-hari dan berkontribusi terhadap timbunan sampah.

BACA JUGA  UGM Terima Hibah Panel Listrik Senilai Rp778 Juta

Penyumbang sampah plastik

Berdasarkan data 2024, Indonesia tercatat sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kelima di dunia.

“Sampah plastik menjadi persoalan serius karena sulit terurai, dapat berubah menjadi mikroplastik, serta mengandung bahan kimia berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan,” ujar Ilham.

Solusinya, Ilham menekankan pentingnya pengelolaan sampah melalui konsep recycling, downcycling, dan upcycling. Ia menyoroti upcycling sebagai pendekatan yang mampu meningkatkan nilai dan kualitas produk hasil olahan sampah plastik.

Pendekatan ini telah diterapkan oleh Jogja Life Cycle yang dirintis sejak 2021 di Lab RINDU (Rumah Inovasi Daur Ulang) PIAT UGM dan kini bekerja sama dengan 13 bank sampah di Kelurahan Giwangan, dua pengepul sampah, dua sekolah dasar, serta sejumlah komunitas. Jogja Life Cycle juga mengembangkan usaha pencacahan plastik sebagai bagian dari ekosistem ekonomi sirkular.

BACA JUGA  Dinasti Politik di DPR Jauh Lebih Banyak

Cemari lingkungan

Narasumber kedua, Maria Ratih dari Dadio Home, mengangkat topik pengolahan limbah minyak jelantah. Ia menjelaskan minyak jelantah yang dibuang sembarangan berpotensi mencemari lingkungan dan saluran air.

Melalui Dadio Home, minyak jelantah diolah kembali menjadi produk ramah lingkungan seperti sabun, sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis rumah tangga dan komunitas.

“Limbah minyak jelantah sebenarnya memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan tepat dan berkelanjutan,” ujar Maria Ratih.

Koordinator Proyek CircuLife-SLI 2025, Rima Amalia Eka Widya, berharap nantinya Fapet UGM dapat meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan lingkungan dan ekonomi sirkular berbasis komunitas. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Prodi Antropologi, Arkeologi dan Sastra Inggris FIB UGM Peringkat 1 Nasional

Dimitry Ramadan

Related Posts

Karantina Jateng Gagalkan Pengiriman 3.287 Burung tanpa Dokumen

SEBANYAK  3.287 ekor burung tanpa dokumen diamankan petugas gabungan saat pemeriksaan kendaraan di pintu masuk Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Ribuan burung tersebut diangkut menggunakan dua truk dari Kumai, Kalimantan Tengah,…

TP-PKK Sergai Raih Dua Penghargaan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi

TIM Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berhasil meraih dua penghargaan dalam Jambore Kader TP-PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Dua penghargaan tersebut yakni Juara I Lomba…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Karantina Jateng Gagalkan Pengiriman 3.287 Burung tanpa Dokumen

  • November 5, 2026
Karantina Jateng Gagalkan Pengiriman 3.287 Burung tanpa Dokumen

Siamang; si Penjaga Ekosistem Rimba Sumatera yang Terancam Punah

  • November 5, 2026
Siamang; si Penjaga Ekosistem Rimba Sumatera yang Terancam Punah

Pesta Gol ke Gawang Lens, Como Cetak Sejarah di Liga Champions

  • November 5, 2026
Pesta Gol ke Gawang Lens,  Como Cetak Sejarah di Liga Champions

TP-PKK Sergai Raih Dua Penghargaan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi

  • November 5, 2026
TP-PKK Sergai Raih Dua Penghargaan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi

Nekat Bobol Rumah Temannya, Remaja ini Gondol Emas dan Laptop

  • November 4, 2026
Nekat Bobol Rumah Temannya, Remaja ini Gondol Emas dan Laptop

Bukan Cuma Mengajar, Guru di Bandung Bangun Karakter dan Keterampilan

  • November 4, 2026
Bukan Cuma Mengajar, Guru di Bandung Bangun Karakter dan Keterampilan