
KETUA Umum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kota Yogyakarta periode 2025-2029 Dhian Novitasari berkomitmen mempertahankan prestasi cabang olahraga itu sekaligus mendorong ketersediaan fasilitas lapangan yang belum memadai.
Hal itu dikatan Dian seusai terpilih kembali secara aklamasih sebagai ketua umum Porserosi Kota Yogyakarta dalam musyawarah kota Perserosi, Minggu, (28/12) di Yogyakarta.
“(Prestasi) Porda ke depan harus dipertahankan dan harus mendapatkan hasil yang lebih baik dari kemarin. Tentunya dengan bibit atlet yang ada saat ini, merupakan aset bagi Kota Jogja,” kata Dhian.
Sebelumnya, anggota DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi Partai Gerindra itu telah dipercaya memimpin Porserosi Kota Yogyakarta pada periode 2021-2025.
Belum punya sirkuit
Cabor sepatu roda kata Dhian selama ini menjadi penyumbang medali terbanyak di Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2025. Kota Jogja juga dinobatkan sebagai juara umum di cabor sepatu roda mengalahkan kabupaten lainnya di DIY.
Selain terkait prestasi, Dhian juga menyampaikan persoalan yang hingga kini masih dihadapi cabor sepatu roda di Jogja. Meski menjadi penyumbang medali terbanyak di Porda, mirisnya olahraga sepatu roda di Jogja hingga kini belum memiliki fasilitas lintasan atau sirkuit sepatu roda yang layak dan berstandar nasional.
Dia berharap, pihak terkait seperti KONI dan Pemkot Jogja ke depan mencarikan solusi atas persoalan ini yakni membantu mencarikan lahan yang bisa dijadikan lintasan atau sirkuit olahraga sepatu roda.
Sport tourism
Fasilitas berstandar nasional tidak hanya akan membantu meningkatkan prestasi atlet di cabor ini, tetapi juga bisa mendorong digelarnya sport tourism di Kota Jogja dari olahraga sepatu roda.
Ketua Panitia Muskot Kota Yogyakarta Edwin Ismedi Himna menyatakan, gelaran muskot kali ini mengundang sejumlah perwakilan klub antara lain Warrior Inlineskate Yogyakarta, Cakrawala Inline Skate Club Yogyakarta, Club MIC Yogyakarta, Pegasus Yogyakarta, Nine Speed Jogjakarta dan Skatify Yogyakarta. (AGT)









