COP30 Brasil Dorong Aksi Iklim Berbasis Sains

PRESIDEN COP30 Brasil, André Corrêa do Lago, menegaskan semangat optimisme Brasil dalam melanjutkan kepemimpinan global menghadapi krisis iklim.

Dalam pidato perdananya pada pembukaan Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP30) di Belém, Senin (10/11), André menyebut pertemuan ini harus dikenang sebagai “COP of Truth”, konferensi yang berpijak pada ilmu pengetahuan dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap keputusan.

Ia menegaskan, COP30 harus menjadi titik balik implementasi aksi adaptasi iklim yang terintegrasi dengan ekonomi hijau dan penciptaan lapangan kerja berkelanjutan.

“Sains, pendidikan, dan kebudayaan telah menunjukkan kepada kita bagaimana manusia membangun peradaban. Dalam menghadapi perubahan iklim, multilateralisme adalah jalannya,” ujar André.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif UNFCCC Simon Stiell mengingatkan kembali komitmen global yang disepakati satu dekade lalu di Paris untuk menurunkan emisi demi menyelamatkan masa depan bumi. Ia menilai, komitmen tersebut belum cukup tanpa langkah konkret yang memperkuat ketahanan iklim.

BACA JUGA  Gabung BRICS, Apa Keuntungannya Bagi Indonesia?

Stiell menggambarkan Sungai Amazon sebagai metafora ekosistem global yang saling bergantung.

“Seperti halnya Amazon yang hidup dari ribuan elemen pendukung, keberhasilan implementasi COP bergantung pada kolaborasi lintas sektor, lintas negara, dan komunitas,” jelasnya.

Call for Action di COP30 Brasil

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva meluncurkan Call for Action berisi tiga pilar utama:

Memperkuat komitmen global melalui formulasi dan implementasi Nationally Determined Contributions (NDC) yang lebih ambisius dengan dukungan Means of Implementation yang memadai.

Meningkatkan status politik isu perubahan iklim dengan membentuk Climate Council yang terhubung langsung dengan Majelis Umum PBB.

Menempatkan masyarakat sebagai pusat agenda iklim dunia, agar krisis iklim tidak menjerumuskan jutaan orang kembali ke dalam kemiskinan dan kelaparan.

BACA JUGA  COP30: Indonesia Soroti Hilangnya Angka Pendanaan Adaptasi

Konferensi COP30 Brasil akan berlangsung hingga 21 November 2025 dan diharapkan menghasilkan kesepakatan yang memperkuat implementasi nyata Perjanjian Paris.

Partisipasi aktif delegasi Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menjadi bukti komitmen nasional dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berbasis sains. Indonesia menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan sekadar agenda diplomasi, melainkan komitmen untuk menjaga bumi bagi generasi mendatang. (*/S-01)

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah melalui pembangunan hingga 220 titik pengolahan sampah berbasis kewilayahan. Langkah itu menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan…

Meksiko Mantap Melangkah ke Babak 16 Besar

MEKSIKO memastikan diri  ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ekuador dengan skor 2-0 pada pertandingan babak 32 besar di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Rabu WIB. Gol…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

  • July 1, 2026
Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Berbasis KA Lebih dari 30%

  • July 1, 2026
KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Berbasis KA Lebih dari 30%

Perluas Kesempatan Kerja, Disnaker Bandung Siapkan Tiga Strategi Baru

  • July 1, 2026
Perluas Kesempatan Kerja, Disnaker Bandung Siapkan Tiga Strategi Baru

Meksiko Mantap Melangkah ke Babak 16 Besar

  • July 1, 2026
Meksiko Mantap Melangkah ke Babak  16 Besar

Prancis Benamkan Swedia, Norwegia Redam Pantai Gading

  • July 1, 2026
Prancis Benamkan Swedia, Norwegia Redam Pantai Gading

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko