Tidar Banten Tegaskan Gerindra Tolak Kader Jalan Pintas

KETUA Tunas Indonesia Raya (Tidar) Provinsi Banten, Hijaz Putra Junaidi Mahesa, menegaskan menolak wacana Budi Arie Setiadi bergabung ke Partai Gerindra.

Menurut Hijaz, langkah tersebut tidak sejalan dengan semangat kaderisasi dan nilai perjuangan yang selama ini dibangun di tubuh Partai Gerindra.

“Gerindra adalah partai yang lahir dari militansi kader dan pengorbanan panjang di akar rumput. Kami menilai Gerindra bukanlah tempat persinggahan bagi siapa pun ketika partai ini sedang berada di puncak kejayaan. Hal semacam ini justru dapat menurunkan semangat kader yang melihat adanya sikap pragmatis dari pihak luar yang masuk tanpa proses perjuangan,” ujar Hijaz.

Hijaz menekankan komitmen terhadap perjuangan partai adalah hal yang tidak bisa ditawar. Ia menilai setiap kader yang tumbuh bersama Gerindra telah melalui proses panjang, sehingga tidak sepantasnya ada ‘jalan pintas’ bagi tokoh luar yang tiba-tiba masuk tanpa rekam jejak kontribusi di internal partai.

BACA JUGA  Survei PRI: Tingkat Kepuasan Prabowo- Gibran 82,44%, Elektabilitas Gerindra Teratas, Disusul Partai Golkar

“Kami menghargai setiap tokoh nasional yang ingin bergabung dengan Gerindra, namun harus ada proses serta penghormatan terhadap kader yang sudah berjuang sejak awal,” tambahnya.

Hijaz juga mengenang pesan ayahandanya, Desmond J Mahesa, yang selalu menanamkan pentingnya loyalitas dalam berpartai.

“Sejak dulu, almarhum ayah saya selalu menegaskan bahwa di Partai Gerindra, loyalitas adalah hal utama yang membuat kader-kadernya kuat,” tegas Hijaz.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar suara kader di daerah turut menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan pusat.

“Gerindra menjadi besar karena didirikan dan diperjuangkan oleh kader yang loyal sejak awal, hingga kini partai ini memiliki presiden sendiri. Kami berharap suara dari daerah bisa menjadi pertimbangan bagi pimpinan pusat,” pungkasnya.(*/W-01)

BACA JUGA  Survei PRI: Tingkat Kepuasan Prabowo- Gibran 82,44%, Elektabilitas Gerindra Teratas, Disusul Partai Golkar

bowo prasetyo

Related Posts

UII Desak Pemerintah RI Mundur dari BoP

SAAT merespon perkembangan global terkini, Sivitas Akademika Universitas Islam Indonesia menyesalkan sikap pemerintah Republik Indonesia yang terkesan lamban dan belum menunjukkan ketegasannya dalam menyikapi serangan militer Amerika Serikat dan Israel…

UGM Kritik Keputusan Pemerintah Tanda Tangani ART dengan AS

GURU Besar, akademisi dan civitas akademika Universitas Gadjah Mada mengkritik penandatanganan perjanjian bilateral Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara pemerintah Indonesia dan Presiden AS Donald Trump. Apalagi isi perjanjian ART…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bayar Zakat Lewat Baznas, Sultan Minta Jaminan tidak untuk MBG

  • March 3, 2026
Bayar Zakat Lewat Baznas, Sultan Minta Jaminan tidak untuk MBG

Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

  • March 3, 2026
Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

  • March 3, 2026
Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan

  • March 3, 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan

UII Desak Pemerintah RI Mundur dari BoP

  • March 3, 2026
UII Desak Pemerintah RI Mundur dari BoP

Wagub Jabar  Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Mudik Aman

  • March 3, 2026
Wagub Jabar  Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Mudik Aman