Gulung Semen Padang, Borneo Cetak Rekor tak Terkalahkan Terpanjang

BORNEO FC melanjutkan sensasinya di awal musim ini. Tim berjuluk Pesut Etam itu sukses membuat rekor di Super League dengan menjadi tim pertama yang mencetak kemenangan beruntun terpanjang di awal musim yakni 10.

Semen Padang-lah yang menjadi korban terakhir Borneo FC. Dalam duel di Stadion Agus Salim, Padang, Sumatra Barat pada Minggu (9/11) malam WIB tersebut, Borneo FC menang 2-0. Kedua gol tim besutan Joaquín Gomez tersebut diborong Mariano Peralta pada menit ke-6 dan ke-62.

Dengan hasil itu, Borneo FC pun semakin kokoh di puncak klaseman dengan nilai sempurna 30 dari 10 laga. Rekor sempurna Borneo dilengkapi dengan torehan 23 gol dan hanya empat gol kemasukan.

BACA JUGA  Gol Gali Freitas Putus Rentetan Kekalahan Persebaya

Sebaliknya Semen Padang masih tertahan di posisi juru kunci atau peringkat ke-18 dengan nilai 4 hasil 11 laga.

Menang dramatis

Pada laga lain, Madura United sukses mengandaskan perlawanan tamunya Persijap Jepara 2-1 dalam duel dramatis di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (9/11/2025).

Dalam laga itu Persijap sempat unggul lewat gol Indra Arya Peceka Wiguna di menit ke-2. Sayangnya, setelah itu tim tamu harus bermain dengan 10 pemain setelah pemainnya Dicky Kurniawan diganjar kartu merah.

Situasi itu berhasil dimanfaatkan Madura United untuk menyamakan kedudukan lewat Jorge Ambrosio Mendonca menit 45+5. Namun di babak kedua, Madura United juga harus kehilangan pemainnya setelah Taufik Hidayat diusir wasit.

BACA JUGA  Madura United dan Borneo FC Telan Kekalahan di Kandang

Permaiannya pun Kembali imbang. Namun Dewi Fortuna sepertinya lebih memihak tuan rumah. Hal itu terbukti lewat gola Aji Kusuma pada injury time yang membuat skor menjadi 2-1.

Hasil ini membuat Madura United berada di posisi 11 dengan 13 poin. Sementara Persijap masih di peringkat 16 dengan 8 poin.

Tumbang di kandang

Sementara itu, Dewa United harus menelan pil pahit. Saat menjamu PSM Makassar di Banten International Stadium, Minggu (9/11/2025), Banten Warriors tumbang dari Juku Eja 0-1.

Satu-satunya gol kemenangan PSM dalam laga itu dicetak Abu Kamara pada menit ke-31 setelah meneruskan umpan Jacques Medina. Hasil ini membuat PSM Makassar berada di posisi 12 dengan 12 poin dari 10 laga.
Sementara Dewa United turun ke posisi 14 dengan 10 poin. (*/N-01)

BACA JUGA  Singo Edan Arema FC Juara Piala Presiden 2024

Pemain PSM dikawal pemain Dewa United dalam laga Super League. (Dok.IG)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

PIL pahit harus ditelan Bali United. Saat menghadapi tim Malaysia, Sabah FC, pada laga pramusim Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis malam,…

Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa

RAKSASA Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Piala Super Eropa setelah mengalahkan Aston Villa 2-1 di Red Bull Arena, Salzburg, Austria pada Kamis dini hari WIB. Kedua gol PSG…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

  • August 14, 2026
UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

  • August 14, 2026
IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

  • August 14, 2026
Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

  • August 14, 2026
Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman