
TIM nasional Indonesia U-17 menuai kekalahan keduanya di Piala Dunia U-17. Kendati telah berjuang maksimal, skuat Garuda Muda harus mengakui keunggulan Brasil dan takluk 0-4.
Kekalahan dari Brasil membuat Indonesia masih menghuni posisi ketiga di klasemen sementara Grup H dengan nol poin. Pada pertandingan pertama, timnas U17 kalah 1-3 dari Zambia.
Saat mengomentari hasil laga itu, pelatih timnas Indonesia U17, Nova Arianto, cukup puas dengan daya juang para pemain asuhannya. Menurut dia, kekuatan Brasil memang ada di atas mereka.
“Ya, saya cukup senang ya dengan kerja keras mereka hari ini, soalnya ini pertandingan lebih baik daripada pertandingan kita lawan Zambia,” kata Nova setelah pertandingan.
“Dan saya mau pemain selalu menunjukkan effort seperti ini, dan selagi kita masih ada satu game lagi, dan bagaimana pun caranya saya minta kita bisa dapat tiga poin, agar peluang kita masih terbuka untuk lolos ke babak selanjutnya,” kata dia.
Kalah segalanya

Senada, Ketua umum PSSI, Erick Thohir pun mengakui bahwa kekuatan Brasil masih jauh di atas timnas Indonesia.
“Ya memang Brasil di atas kita jauh, dan kemarin kita ada kesempatan sama Zambia. Kita kecolongan tiga gol dalam tujuh menit. Di babak kedua kita main lebih bagus, ada banyak kesempatan tapi belum gol,” kata Erick
“Tapi ini sejarah lho Indonesia lawan Brasil di Piala Dunia walaupun U17,” lanjutnya
Salah satu kelebihan para pemain Brasil dibanding Indonesia, menurut Erick, adalah banyaknya kesempatan bermain.
“Di Brasil itu mereka satu pemain bisa main 70 game (per tahun) tapi kita belum. Jadi kita harus buat terobosan sepertinya.”
Tetap bangga
Meski belum berhasil mendulang poin dari dua laga yang dimainkan Indonesia di Piala Dunia U17 2025, Erick mengaku tetap bangga kepada Pelatih Nova Arianto, segenap pemain, serta para pendukung timnas di Qatar.
Menatap laga terakhir fase grup, yakni melawan Honduras pada Senin (10/11), Erick masih optimistis timnas akan mendapat hasil positif. (*/N-01)









