Persik Imbangi Persebaya di Kediri

PERSIK Kediri gagal memanfaatkan posisinya sebagai tuan rumah. Saat menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League di Stadion Brawijaya, Jumat (7/11/2025) malam WIB, kedua tim harus bermain imbang 1-1.

Dalam laga tersebut, kedua tim yang berambisi memetik poin untuk menaikan posisi di klasemen saling menyerang. Alhasil laga pun berlangsung seru.

Tim tamu unggul lebih dulu lewat gol Arier Catur pada menit ke-53. Namun Persik berhasil menyamakan keunggulan menjadi 1-1 di menit ke-63 lewat Jose Enrique.

Dengan hasil itu, Persebaya tetap di posisi kesembilan dengan 15 poin. Persik di urutan ke-11 dengan 12 poin.

Raih tiga poin

Sebelumnya, Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses mengalahkan Bali United 2-1 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Kota Bandarlampung, Lampung.

BACA JUGA  Takluk dari Malut United, Borneo FC Gagal Kembali ke Puncak Klasemen

Tuan rumah Bhayangkara unggul cepat lewat Dendy Sulistyawan setelah memanfaatkan umpan Ryan Kurnia.

Bali United baru bisa menyamakan kedudukan pada babak kedua dalam menit ke-59 ketika Made Andhika Wijaya melepaskan sepakan mendatar dari dalam kotak pinalti yang gagal dihalau kiper Bhayangkara Aqil Savik.

Setelah sama kuat 1-1 kedua tim meningkatkan serangan untuk memenangi pertandingan ini. Pada menit ke-84, tuan rumah menciptakan gol kemenangan dari sundulan Slavko Damjanovic setelah memanfaatkan sepak pojok yang dilepaskan Firza Andika.

Salahkan wasit

“Kami telah berimprovisasi sebagai sebuah tim. Pemain kami banyak yang bagus untuk ini dan yang hal paling penting adalah tim ini selalu ganti strategi jika menemui kebuntuan,” kata pelatih Bhayangkara, Paul Munster selepas laga.

BACA JUGA  Bekuk PSIM, Borneo FC Kembali Tempel Persib

Di sisi lain, pelatih Bali United Johny Jansen menyatakan kecewa dengan keputusan wasit.

“Kami memang tidak memulai pertandingan dengan baik namun juga saya kecewa terhadap sejumlah keputusan wasit di lapangan,” kata dia.

Dia menyoroti kartu merah yang diterima pemainnya pada babak kedua karena melanggar Dedi Kusnandar. Pengadil disebutnya tidak sepenuhnya mengambil keputusan berdasarkan penglihatan langsung di lapangan. (*/N-01)

 

Dimitry Ramadan

Related Posts

Tunisia Langsung Tunjuk Herve Renard Sebagai Suksesor Lamouchi

FEDERASI Sepak Bola Tunisia (FTF ) bergerak cepat. Setelah resmi memecat Sabri Lamouchi menyusul kekalahan telak 1-5 dari Swedia dalam laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, FTT langsung menunjuk…

Hasil Imbang Warnai Hari Kelima Piala Dunia

SEJUMLAH tim elite sepertinya masih mengalami  kesulitan saat melakoni laga perdana mereka di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. Terbukti meski terhindar dari kekalahan, mereka hanya mampu menuai hasil imbang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pesawat Pengebom B-52 AS Alami Kecelakaan

  • June 16, 2026
Pesawat Pengebom B-52  AS Alami Kecelakaan

109 Orang Terdampak Gempa Sulteng

  • June 16, 2026
109 Orang Terdampak Gempa Sulteng

Tunisia Langsung Tunjuk Herve Renard Sebagai Suksesor Lamouchi

  • June 16, 2026
Tunisia Langsung Tunjuk Herve Renard Sebagai Suksesor Lamouchi

Ribuan Warga Jepara Ramaikan Pawai Obor 1 Muharam

  • June 16, 2026
Ribuan Warga Jepara Ramaikan Pawai Obor 1 Muharam

Pemkot Bandung Siapkan Program Pemberdayaan Umat Masjid Agung

  • June 16, 2026
Pemkot Bandung Siapkan Program Pemberdayaan Umat Masjid Agung

Lantik 17 Pejabat Administrator, Pemkab Tapanuli Utara Perkuat Aparatur

  • June 16, 2026
Lantik 17 Pejabat Administrator, Pemkab Tapanuli Utara Perkuat Aparatur