
KELOMPOK massa yang melakukan tindakan anarkis dalam aksi demo di sejumlah daerah, terutama di wilayah Jabodetabek nampak terlatih dan terorganisasi. Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal TNI (Mar) Freddy Ardianzah.
“Memang kalau kita amati untuk polanya terlihat terorganisasi dan terlatih ya,” kata Freddy saat jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta Timur, Jumat (5/9).
Walau demikian, Freddy tidak mau menduga siapa pihak-pihak yang melatih para perusuh dan pelaku perusakan di tengah aksi demonstrasi tersebut. Ia juga tidak mau berspekulasi siapa pihak yang menggerakkan massa hingga akhirnya tercipta situasi anarkis.
Ia mengatakan bahwa TNI hanya fokus memperbaiki dan memperkuat sistem pengamanan agar peristiwa pembakaran fasilitas umum saat demonstrasi tidak terjadi lagi.
Dengan perbaikan tersebut, TNI diharapkan semakin siap dalam mendukung Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Freddy menambahkan bahwa TNI juga akan terbuka dan menerima kritik masyarakat demi memperbaiki upayanya dalam menjaga stabilitas keamanan saat demonstrasi berlangsung.
“Kita terbuka bagi pengamat-pengamat yang memberikan sebuah masukan bagi kami untuk berbenah mengevaluasi diri juga agar kita lebih cermat, lebih antisipasi kemudian lebih siap dalam melaksanakan upaya-upaya pencegahan,” tegasnya. (*/N-01)









