Rayakan HUT ke-80 RI, Warga Jateng Diminta Jaga Persatuan dan Kesatuan

PERINGATAN Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia menjadi momentum penting bagi masyarakat Jawa Tengah untuk semakin memperkuat persatuan dan kedaulatan daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam upacara peringatan HUT RI, di lapangan Pancasila Simpanglima, Semarang, Minggu (17/8).

Dengan mengusung tema ‘Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’, Ahmad Luthfi menegaskan, Jawa Tengah memiliki peran penting sebagai miniatur Indonesia.

“Nyawanya Jawa Tengah adalah persatuan dan kesatuan, di dalamnya ada gotong-royong dan tepa selira. Karena itu, meskipun berbeda-beda, kita tidak boleh memaksakan kehendak. Semua harus tetap satu,” tegasnya.

Kedaulatan pangan

Dok.Ist

Menurutnya, konsolidasi antar-35 kabupaten/kota serta seluruh elemen masyarakat menjadi fondasi terciptanya ketertiban dan keamanan.

BACA JUGA  Progres Pengukuran Invervensi Serentak Pencegahan Stunting di Jateng Capai 99,98%

Kondisi tersebut akan mendukung pembangunan di berbagai sektor, terutama dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi dan pangan.

“Berdaulat di Jawa Tengah artinya mendukung program pemerintah terkait swasembada pangan dan kedaulatan ekonomi. Basisnya ada di desa. Dari desa kita gerakkan, dari kota kita perkuat. Dengan begitu, Jawa Tengah akan menjadi provinsi yang kuat,” jelasnya.

Ia optimistis langkah ini akan mendorong terwujudnya Jawa Tengah maju berkelanjutan, yang sekaligus menjadi kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.

Di akhir sambutannya, Ahmad Luthfi mengajak masyarakat untuk bersyukur sekaligus bergembira atas capaian 80 tahun kemerdekaan.

“Kita harus berterima kasih kepada para pahlawan. Hari ini kita rayakan dengan suka cita karena sudah 80 tahun kita merdeka,” tutupnya.

BACA JUGA  OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Semester I Jateng Stabil

Toleransi dan kebersamaan

Sementara itu, Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Robertus Rubiyatmoko, menuturkan, Jawa Tengah memiliki masyarakat yang sangat plural dengan berbagai macam latar belakang. Maka, kalau dilihat dari sisi keberagaman memang sangat beragam.

“Namun toh yang menjadi kekuatan kita adalah dalam keberagaman itu, kita mampu mewujudkan kebersatuan. Maka toleransi dan kebersamaan persaudaraan yang ada ini perlu dikembangkan terus-menerus, supaya cita-cita bangsa kita dan para pendiri bangsa itu sudah terwujud betul. Indonesia yang satu, yang padu, yang damai, dan adil, sejahtera,” tuturnya. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Jateng Mampu Penuhi Target Produksi 11,8 Juta Ton Beras

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sunflower Angel Pikat Ribuan Pengunjung Candi Prambanan

CANDI Prambanan menjadi semakin menarik dengan hadirnya instalasi seni Sunflower Angel. Berlangsung pada 21 Mei hingga 14 Juni 2026, pameran ini menghadirkan karya seni bunga matahari yang berdiri megah berlatar…

Pemprov Jabar Raih Penghargaan dalam Penurunan Stunting

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Terbaik II Tingkat Provinsi dalam Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Penghargaan itu diberikan berdasarkan penilaian kinerja dan komitmen…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sunflower Angel Pikat Ribuan Pengunjung Candi Prambanan

  • June 10, 2026
Sunflower Angel Pikat Ribuan Pengunjung Candi Prambanan

Sukses Atasi Mozambik, John Herdman Puji Semangat Pemain

  • June 9, 2026
Sukses Atasi Mozambik, John Herdman Puji Semangat Pemain

Pemprov Jabar Raih Penghargaan dalam Penurunan Stunting

  • June 9, 2026
Pemprov Jabar Raih Penghargaan dalam Penurunan Stunting

KDM Siap Sempurnakan Pelaksanaan SPMB

  • June 9, 2026
KDM Siap Sempurnakan Pelaksanaan SPMB

Jabar Promosikan Teh, Kopi dan Kakao di WIITEX 2026

  • June 9, 2026
Jabar Promosikan Teh, Kopi dan Kakao di WIITEX 2026

UIN Sunan Kalijaga Buka Jurusan Magister Matematika

  • June 9, 2026
UIN Sunan Kalijaga Buka Jurusan Magister Matematika