RI Peringkat 2 Dunia Kasus TBC, Kemenkes Genjot Deteksi Dini

WAKIL Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan bahwa Indonesia kini menempati posisi kedua dunia dalam jumlah kasus Tuberkulosis (TBC), menggeser China dan berada di bawah India.

“Posisi ini sebelumnya ditempati China, tapi mereka berhasil menurunkan angka kasus secara signifikan,” ujar Dante dalam siaran pers Kemenkes, Senin (4/8).

Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah menggalakkan strategi quick win yang fokus pada deteksi dini, peningkatan notifikasi kasus, dan pengobatan menyeluruh. Langkah ini menargetkan penurunan 50% kasus TBC nasional pada tahun 2030.

“Pemerintah optimistis target ini bisa dicapai dengan sinergi lintas sektor, termasuk dukungan dari institusi akademik seperti FKUI,” jelas Dante.

Saat meninjau layanan skrining TBC di Puskesmas Kota Ternate, Maluku Utara (31/7), Dante menekankan pentingnya deteksi aktif (active case finding) sebagai langkah preventif. Dari 49 warga yang diperiksa menggunakan X-ray, terdeteksi tiga kasus TBC.

BACA JUGA  Indonesia-Turkiye Perluas Akses Pasar dan Perdagangan

“Bayangkan jika tidak terdeteksi, mereka bisa menularkan kepada orang di sekitarnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya edukasi dan pencegahan penularan di tingkat keluarga, yang kerap menjadi mata rantai awal penyebaran penyakit.

“Kita ingin memutus rantai penularan TBC mulai dari rumah tangga,” tegasnya.

Program skrining gratis ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat FKUI serta mendukung pelaksanaan Program Quick Win Presiden Prabowo Subianto dalam transformasi layanan kesehatan.

Wilayah dengan angka kasus tinggi, seperti Ternate, menjadi fokus utama percepatan penanganan. Data Kemenkes mencatat, Kota Ternate menyumbang sekitar 50% dari total notifikasi kasus TBC di Provinsi Maluku Utara.

“Kita harus bergerak sekarang agar target eliminasi TBC pada 2030 bisa tercapai,” pungkas Dante. (*/S-01)

BACA JUGA  Piala Dunia 2026, Laga Indonesia vs Australia di GBK

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mendapati Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan, Sidoarjo belum memenuhi standar. Hal tersebut diketahui…

Dinkes Kota Bandung Ajak Warga Lengkapi Imunisasi Campak

DINAS Kesehatan Kota Bandung mengajak masyarakat untuk melengkapi imunisasi campak guna menekan risiko penularan penyakit yang kini  mengalami peningkatan kasus. Pencegahan melalui imunisasi ini  menjadi kunci utama dalam melindungi anak-anak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kemampuan Literasi Matematika Alami Penurunan

  • March 31, 2026
Kemampuan Literasi Matematika Alami Penurunan

Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

  • March 31, 2026
Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

  • March 31, 2026
Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata

  • March 31, 2026
Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata

UPI Duduki Peringkat Pertama Peminat Terbanyak Hasil SNBP

  • March 31, 2026
UPI Duduki Peringkat Pertama Peminat Terbanyak Hasil SNBP

Dinkes Kota Bandung Ajak Warga Lengkapi Imunisasi Campak

  • March 31, 2026
Dinkes Kota Bandung Ajak Warga Lengkapi Imunisasi Campak