Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan si Bapak Angkat Gajah

KAPOLDA Riau Irjen Pol Herry Heryawan sosok dikenal sebagai pelindung dan bapak angkat gajah di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau.

Ia menjadi bapak angkat Domang dan Tari, dua gajah yang tinggal di Taman Nasional Tesso Nilo.

Bapak angkat gajah ini menjadi viral saat ia mewakili gajah bersuara di pengadilan agar warga perambah hutan di Taman Nasional Tesso Nilo untuk meninggalkan area taman nasional demi menjaga kelestarian alam dan satwa yang ada.

“Gajah tidak bisa bersuara, saya mewakili gajah untuk menyuarakan keadilan,” kata Herry Heryawan.

Selain menyuarakan suara gajah di pengadilan, Kapolda Riau memperjuangkan gajah sebagai warga terhormat.

Ia mengusulkan agar gajah-gajah di Taman Nasional Tesso Nilo sebagai warga kehormatan. Alasannya gajah dan satwa lain di taman nasioal memiliki hak atas rumah mereka dan memiliki hak keadilan bagi mereka.

BACA JUGA  Presiden Cabut Izin Tambang Empat Perusahaan di Raja Ampat

Usulan warga kehormatan untuk gajah ini bertujuan memberikan pengakuan lebih tinggi terhadap keberadaan gajah dan satwa lainnya di Taman Nasional Tesso Nilo.

Ini bukan kali pertama Kapolda Herry menekankan pentingnya lingkungan. Sebelumnya, ia juga menggagas konsep Green Policing, yakni pemolisian yang pro lingkungan dalam Jambore Karhutla di Tahura Minas, sebagai upaya melawan karhutla dan menjaga ekosistem Riau.

Dalam HUT Bhayangkara ke-79, Kapolda Riau mencanangkan penanaman 790 pohon dan mengajak masyarakat terlibat dalam pelestarian lingkungan.

Irjen Pol Herry Herry Heryawan lahir di Ambon 23 Februari 1972. Ia lulusan Akpol 1996 dan meraih pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) pada 2023.

Karier Herry Heryawan dimulai di bidang reserse, narkoba dan antiteror. Ia pernah menangkap John Kei. Irjen Pol Herry Herry Heryawan dilantik sebagai Kapolda Riau Maret 2025. (*/S-01)

BACA JUGA  Peringati HPSN, Amphibi Bersih-bersih Sampah Plastik

Siswantini Suryandari

Related Posts

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) berduka atas wafatnya Prof. Widagdo, Dipl.Inn.Arch., Guru Besar Emeritus Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dan salah seorang tokoh penting dalam perkembangan pendidikan desain interior…

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

AJANG olahraga lari Borobudur 100 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebugaran, tetapi juga sarana untuk menggalang kepedulian sosial, guna mendukung kebutuhan medis dan harian anak-anak penyandang cerebral palsy. Project Director…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit