KAI Commuter Konsisten dengan Tarif PSO

MESKI terjadi tren kenaikan jumlah penumpang KAI Commuter dari tahun ke tahun Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan transportasi yang aman, nyaman dan dengan tarif yang terjangkau.

“Layanan Kereta Api Perkotaan ini tetap dioperasikan melalui skema tarif yang ditetapkan oleh Pemerintah melalui Public Service Obligation atau PSO,” kata Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan di Yogyakarta, Jumat (23/5/2025).

Leza Arlan menjelaskan tren pengguna Commuter Line dalam skema kontak PSO terus meningkat. Untuk tahun ini, diproyeksikan pengguna PSO sebanyak 370,92 juta orang. Jumlah tersebut meningkat sebesar 11% dibandingkan pada 2024 lalu, yang tercatat sebanyak 334,29 juta orang lebih pengguna.

Wilayah operasional

Leza juga menambahkan bahwa dalam kurun 5 tahun terakhir, tren pengguna PSO Commuter Line terus mengalami peningkatan seiring bertambahnya wilayah operasional layanan kereta komuter di wilayah Pulau Jawa.

BACA JUGA  Menko Infrastruktur dan Menhub Pantau Transportasi Libur Nataru

Pada 2019, pengguna PSO Commuter Line sebanyak 343,6 juta orang, pada 2020 mengalami peningkatan 1,5% dengan jumlah pengguna PSO sebanyak 348,9 juta orang. Sedangkan pada 2021 saat pandemi, pengguna PSO Commuter Line sebanyak 172,4 juta orang.

Pada tahun ini, KAI Commuter juga mendapat penugasan untuk mengelola layanan kereta komuter di Wilayah 2 Bandung dan Wilayah 8 Surabaya.

Menurut Leza Arlan, transportasi kereta komuter yang bersubsidi ini, memberikan akses mobilitas yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan moda transportasi yang efisien dan hemat biaya.

“Dengan tarif yang sangat terjangkau, pekerja harian maupun pekerja lepas dapat terus bermobilisasi tanpa harus memikirkan mahalnya ongkos transportasi yang harus mereka keluarkan,” katanya.

Peran pemerintah

Dikatakan layanan kereta perkotaan PSO merupakan peran Pemerintah, dalam hal ini DJKA (Direktorat Jenderal Kereta Api), dalam menyediakan transportasi yang terjangkau dan dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat, terutama para pekerja harian atau pekerja dari sektor riil seperti pedagang dan petani.

BACA JUGA  Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 30.156 Penumpang

“Layanan ini juga merupakan bagian dari upaya KAI Commuter dalam mendukung perekonomian rakyat dengan menyediakan transportasi yang terjangkau, aman, dan nyaman, serta mendukung upaya Pemerintah dalam mengurangi kemacetan di area perkotaan,” ujar Leza.

Saat ini, layanan kereta komuter yang dikelola KAI Commuter terdapat di beberapa wilayah di Pulau Jawa, mencakup Jabodetabek dan sekitarnya yang terdapat layanan Commuter Line Jabodetabek, Commuter Line Merak untuk wilayah Banten, serta Commuter Line Walahar dan Jatiluhur untuk wilayah sekitar Karawang, Cikampek, dan Purwakarta.

Terjangkau dan nyaman

Leza Arlan juga menambahkan, dengan adanya kereta perkotaan PSO, masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi dapat menikmati layanan transportasi yang terjangkau dan nyaman. Tidak hanya itu, keberadaan kereta perkotaan PSO juga mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang dilaluinya serta membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

BACA JUGA  KAI Commuter Larang Masyarakat Beraktivitas di Rel dan Stasiun

“Selain itu, kereta perkotaan PSO juga memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat luas. Dengan tarif yang lebih murah, pelajar, pekerja, dan pelaku usaha kecil dapat bepergian tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam, lebih hemat sehingga dapat mengalokasikan anggaran mereka untuk kebutuhan lainnya,” tambah Leza. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

PENGEMBANGAN layanan logistik ramah lingkungan atau green freight service menjadi strategi baru untuk memperkuat pertumbuhan bisnis angkutan kereta api kontainer. Selain meningkatkan daya saing bisnis, inisiatif ini diarahkan untuk mendorong…

Diversifikasi Bisnis, Kalog Kembangkan Pergudangan di Bandung dan Purwokerto

KAI Logistik (Kalog) melakukan diversifikasi bisnis melalui pengembangan dua pergudangan di Bandung dan Purwokerto yang ditargetkan rampung pada akhir 2026. Hal itu merupakan langkah perusahaan dalam memperluas portofolio bisnis sekaligus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Melbourne Victory, Persib Segel Tike ke babak 16 Besar ACL Two

  • November 4, 2026
Bekuk Melbourne Victory, Persib Segel Tike ke babak 16 Besar ACL Two

Menko Pangan Minta Ekspor CPO Langsung ke Negara Pembeli tidak Pakai Perantara

  • November 4, 2026
Menko Pangan Minta Ekspor CPO Langsung ke Negara Pembeli tidak Pakai Perantara

Pecat Listyo, Presiden Prabowo Tunjuk Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

  • November 4, 2026
Pecat Listyo, Presiden Prabowo Tunjuk Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Bencana Masuki Musim Penghujan

  • November 4, 2026
BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Bencana Masuki Musim Penghujan

Klub-klub Raksasa Eropa Berjaya, Indonesia Ikut Bergema

  • November 4, 2026
Klub-klub Raksasa Eropa Berjaya, Indonesia Ikut Bergema

Diduga Terobos Lampu Merah, Dua Warga Godean Meninggal Dunia

  • November 4, 2026
Diduga Terobos Lampu Merah, Dua Warga Godean Meninggal Dunia