Sidomuncul Santuni Seribu Kaum Dhuafa di Lingkungan Pabrik

PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk menggelar kegiatan santunan bagi kaum dhuafa yang berada di sekitar lingkungan pabriknya.

Sebanyak 1.000 dhuafa di sekitar Pabrik Sidomuncul Bergas, Kabupaten Semarang mendapatkan santunan masing-masing senilai Rp200.000, Jumat (21/3).

Santunan secara simbolis diserahkan oleh Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk, Irwan Hidayat.

Dalam kesempatan tersebut Irwan mengatakan, sebagai perusahaan Sidomuncul tak hanya berfokus pada bisnis saja, melainkan juga peduli pada lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar setiap bulan Ramadhan menjelang Lebaran. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada lingkungan sekitar,” kata Irwan.

Irwan menambahkan, selain di lingkungan sekitar Pabrik Sidomuncul Bergas, Sidomuncul juga menyerahkan santunan serupa kepada 1.000 dhuafa, dan yatim piatu di sekitar kantor Sidomuncul di Cipete, Jakarta.

BACA JUGA  Rayakan HUT Produk, Sido Muncul Siap Terus Berinovasi dan Berkreasi

“Khusus di Kabupaten Semarang ini penerima santunan berasal dari 5 Desa sekitar pabrik, yakni dari Desa Diwak, Ngempon, Bergas Kidul, Klepu, dan Karangjati,” imbuhnya.

Menurut Irwan, selama ini kontribusi perusahaan terhadap lingkungan sekitar tak hanya soal santunan saja. Namun, Sidomuncul juga berkontribusi pada sektor kesehatan masyarakat dan wisata.

Sidomuncul telah rutin melakukan kegiatan sosial operasi bibir sumbing gratia, operasi katarak gratis serta penanganan stunting atau gizi buruk.

“Dalam bidang pariwisata kami juga berkali-kali berupaya mengangkat pariwisata unggulan di Indonesia melalui iklan-iklan produk Sidomuncul,” ungkapnya.

Seperti baru-baru ini tercipta iklan lagi di Pelabuhan Batu, Flores. “Nah, iklan Kuku Bima itu ngambil tema pariwisata setempat,” lanjut Irwan.

BACA JUGA  Stasiun Tuntang Pernah Disinggahi Penyair Arthur Rimbaud

Dalam kesempatan tersebut, hadir mewakili Bupati Semarang, Kepada Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Fadilah, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Taufiqqurahman.

Taufiq memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi Sidomuncul yang telah menunjukkan kepeduliannya bagi masyarakat di Kabupaten Semarang.

Langkah Sidomuncul diharapkan dapat diikuti perusahaan lainnya, sehingga mampu berkontribusi bagi daerah dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan berkah dan inspirasi bagi kita. Apalagi kegiatan ini dilakukan di bulan penuh rahmat,” tandasnya.(Htm/S-01).

BACA JUGA  Sido Muncul Gaet Alize Lim Jadi Brand Ambassador

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kemarau Panjang Sebabkan Karhutla di Garut

KEBAKARAN hutan dan lahan di Gunung Putri, tepatnya Blok Cijolang, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut akibat kemarau panjang. Kejadian tersebut, membakar lahan seluas 1 hektare. Camat Tarogong Kaler,…

OJK Setujui Penggabungan BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Rizky Barokah ke dalam PT BPRS PNM Mentari sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur industri BPR Syariah agar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ingin Fokus pada Kesehatannya, Nanik S Deyang Mundur Sebagai Ketua BGN

  • July 22, 2026
Ingin Fokus pada Kesehatannya, Nanik S Deyang Mundur Sebagai Ketua BGN

AS dan Iran Didesak Lakukan Gencatan Senjata Selama 10 Hari

  • July 22, 2026
AS dan Iran Didesak Lakukan Gencatan Senjata Selama 10 Hari

Menkes Sebut Rokok Elektrik juga Berbahaya untuk Kesehatan

  • July 21, 2026
Menkes Sebut Rokok Elektrik juga Berbahaya untuk Kesehatan

Kemarau Panjang Sebabkan Karhutla di Garut

  • July 21, 2026
Kemarau Panjang Sebabkan Karhutla di Garut

OJK Setujui Penggabungan BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari

  • July 21, 2026
OJK Setujui Penggabungan BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari

Dedi Usul Penempatan Aparat Bersenjata di Titik Rawan Begal di Bandung Raya

  • July 21, 2026
Dedi Usul Penempatan Aparat Bersenjata di Titik Rawan Begal di Bandung Raya