Masyarakat Buka Puasa dengan Menu tidak Ramah Lambung

HAMPIR 60 persen masyarakat Indonesia berbuka puasa dengan makanan dan minuman yang tidak ramah lambung.

Makanan-makanan tidak ramah lambung tersebut di antaranya makanan yang digoreng, menu bersantan, berlemak, asam, pedas, kopi dan minuman soda.

“Apalagi banyak generasi muda saat ini tidak sadar mereka menderita sakit maag atau gastric tolerance,” kata Senior Brand Manager Promag Agusta Widihastuti Agusta.

PT Kalbe Farma melalui brand Promag dalam  roadshow ke beberapa universitas. Salah satunya adalah  Institut Teknologi Bandung (ITB).

Acara yang dibungkus dalam  NgabuburGigs yang merupakan bagian dari program #BukaJalanKebaikan# bareng Promag, di Aula Barat ITB, Minggu (16/3).

Berdasarkan data, saat ini generasi muda yang paling banyak terkena sakit maag itu adalah kelompok usia 17-25 tahun. Apalagi gaya hidup generasi muda (Gen Z) saat ini lebih rentan menderita sakit maag dan mereka cenderung mengabaikannya.

BACA JUGA  PT KAI Izinkan Penumpang Berbuka di Atas Commuter Line

“Oleh karena itu, Promag berperan dalam mengedukasi pentingnya mengonsumsi makanan dan minuman ramah lambung, terutama saat berpuasa,’ ujarnya.

Head of Category Digestive & Skin Kalbe Consumer Health, Revi Octaria, mengungkapkan niat baik Promag dalam mengadakan program edukasi kesehatan lambung ini disambut baik oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

IDI mendukung program ini dengan memberikan rekomendasi makanan ramah lambung. Seperti kurma, air kelapa, rebusan sayur, makanan manis rendah lemak dan buah-buahan segar.

“Menjaga kenyamanan lambung sangat penting saat berpuasa. Pilihlah makanan rendah lemak, konsumsi makanan segar, dan hindari minuman mengandung soda atau kafein saat perut kosong,” ucapnya. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Awas! Makanan Manis Buka Puasa Bisa Menaikkan Gula Darah

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

KETERSEDIAAN hewan kurban di Jawa Barat untuk Iduladha 2026 mencukupi. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), stok domba pada Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai 223.812 ekor. Jumlah…

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen (Purn) Sony Sonjaya menjelaskan tata cara atau mekanisme yang benar untuk bisa menghadirkan lokasi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG (makan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

  • May 20, 2026
Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

  • May 20, 2026
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

  • May 20, 2026
Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

  • May 20, 2026
Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

  • May 20, 2026
Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

  • May 20, 2026
Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi  SPPG