Kue Kastengel, Kue Kering Khas di Hari Raya

KUE Kastengel adalah salah satu kue kering khas yang sering disajikan saat perayaan seperti Lebaran dan Natal di Indonesia. Nama “Kastengel” berasal dari bahasa Belanda, yang merupakan gabungan dari dua kata:

  • “Kaas” yang berarti keju
  • “Stengel” yang berarti batang atau tongkat

Jadi, secara harfiah, “Kastengel” berarti “batang keju” dalam bahasa Belanda.

Asal Usul dari Belanda

Kue kastengel memiliki akar dari Belanda, negara yang pernah menjajah Indonesia selama lebih dari 300 tahun. Di Belanda, kastengel sebenarnya adalah roti panggang keju yang lebih panjang dan besar, berbeda dengan versi Indonesia yang kecil dan berbentuk persegi panjang.

Orang Belanda memperkenalkan makanan berbasis keju ke Nusantara, termasuk kastengel, yang kemudian disesuaikan dengan bahan dan teknik lokal. Jika di Belanda kastengel dibuat dengan keju Edam atau Gouda, di Indonesia, keju yang digunakan sering kali adalah keju Edam atau keju Cheddar, yang lebih mudah ditemukan.

Adaptasi di Indonesia

Di Indonesia, kastengel berubah menjadi kue kering yang lebih renyah karena bahan-bahannya disesuaikan dengan kondisi tropis. Beberapa ciri khas kastengel Indonesia meliputi:

  • Tekstur lebih renyah dan kering, bukan seperti roti panggang keju di Belanda.
  • Ukuran lebih kecil dan pendek, biasanya sekitar 3-5 cm.
  • Taburan keju di atasnya agar memberikan rasa gurih yang khas.

Sejak saat itu, kastengel menjadi kue khas di berbagai perayaan dan semakin populer, terutama dalam budaya Indonesia.

Kastengel adalah warisan kuliner dari Belanda yang telah beradaptasi dengan selera dan bahan di Indonesia.

Dengan cita rasa gurih dan renyah, kue ini menjadi favorit dalam berbagai perayaan dan menjadi bagian dari tradisi kuliner Nusantara. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • February 27, 2026
Sidak di Pasar Semarang, Bulog Pastikan Harga Pangan Stabil

DIREKTUR Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, bersama Satgas Pangan dan jajaran dinas terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok di Pasar Johar dan Pasar Kanjengan,…

Gandeng BSI, Hokben Berbagi untuk Dhuafa di Bulan Ramadan

DALAM rangka menyemarakan bulan suci Ramadan 2026, perusahaan restoran cepat saji HokBen menggandeng PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengajak 4.500 anak yatim dan dhuafa dari 42 panti asuhan berbuka…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bayar Zakat Lewat Baznas, Sultan Minta Jaminan tidak untuk MBG

  • March 3, 2026
Bayar Zakat Lewat Baznas, Sultan Minta Jaminan tidak untuk MBG

Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

  • March 3, 2026
Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

  • March 3, 2026
Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan

  • March 3, 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan

UII Desak Pemerintah RI Mundur dari BoP

  • March 3, 2026
UII Desak Pemerintah RI Mundur dari BoP

Wagub Jabar  Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Mudik Aman

  • March 3, 2026
Wagub Jabar  Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Mudik Aman