Desainer Asal Jogja Menangi Sayembara Logo HUT ke-280 Kota Solo

DESAINER grafis asal Yogjakarta, Agus Istianto, 39 memenangi kompetisi lomba logo Hari Ulang Tahun ke-280 kota Solo. Ia mengalahkan 745 karya desain dari peserta lain yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air.

Atas keberhasilannya itu, Agus pun berhak mendapatkan hadiah utama sebesar Rp10 juta dari Pemkot Solo.

Menurut salah satu anggota dewan juri, Irfan Sutikno, Agus dinilai lebih cermat menyikapi filosofi Solo dibandingkan para desainer lokal. Ia tidak mau memanfaatkan unsur batik, wayang, ataupun keris yang selama ini menjadi narasi Kota Solo.

Namun ia berani menampilkan bunga pohon Sala dengan lima kelopak bunga san dot metrix pada bagian putik bunga. alhasil karya itu dinilai unik

BACA JUGA  Ikon Fasyen Dunia Giorgio Armani Meninggal Dunia

” Unik sekali. Inspirasinya sangat unpredictable. Biasanya orang membaca Solo, dibenaknya yang muncul adalah batik, keris, gunungan wayang, berputar-putar di situ. Dari empat kali lomba logo HUT Kota Solo, inspirasi dari pohon sala baru kali ini,” ujar Irfan.

Sangat fleksibel

Dia mengatakan, desain logo karya Agus, secara tampilan memiliki fleksibiltasi untuk semua kalangan. Bahkan Walikota Tehih Prakosa pun kesengsem dengan karya Agus itu.

Sekda Budi Murtono menilai, desain karya Agus Istianto sangat estetik dengan unsur kewibawaannya tetap terjaga. “Tagline nya juga sangat sederhana, tapi kuat untuk kewibawaan Kota Solo, dengan narasi Kota Solo yakni Maju, Kreatif, dan Modern

Ikut hadir dalam pengumuman pemenang lomba logo di antaranya Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Heny Ermawati, Kepala Bagian Protokol Komunikasi dan Administrasi Pimpinan Setda Solo Sulistiarini, dan tiga juri lomba logo, masing-masing Irfan Sutikno, Sea ptyanto Galan Prakoso, dan Asmoro Nurhadi Panindias. (WID/N-01)

BACA JUGA  Ikon Fasyen Dunia Giorgio Armani Meninggal Dunia

Dimitry Ramadan

Related Posts

2.500 Hektare Lahan Pertanian di Priangan Timur Terancam Gagal Tanam

MUSIM kemarau sudah mulai berdampak di beberapa wilayah di Priangan Timur, Jawa Barat. Salah satunya berkurangnya pasokan air bersih. Kekeringan tersebut, menyebabkan 2.500 hektare lahan pertanian di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa…

Awasi Kinerja ASN, Pemkot Tasikmalaya Kembangkan Aplikasi Si Kece Badai

APARATUR Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat sejatinya  memegang peran sentral sebagai penggerak utama pelayanan kesehatan kepada masyarakat, baik dalam fungsi manajerial di tingkat dinas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

2.500 Hektare Lahan Pertanian di Priangan Timur Terancam Gagal Tanam

  • July 31, 2026
2.500 Hektare Lahan Pertanian di Priangan Timur Terancam Gagal Tanam

Awasi Kinerja ASN, Pemkot Tasikmalaya Kembangkan Aplikasi Si Kece Badai

  • July 31, 2026
Awasi Kinerja ASN, Pemkot Tasikmalaya Kembangkan Aplikasi Si Kece Badai

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

  • July 30, 2026
Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

  • July 30, 2026
Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

  • July 30, 2026
Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim