Universitas Negeri Yogyakarta Kukuhkan Enam Guru Besar Baru

UNIVERSITAS Negeri Yogyakarta (UNY) menambah enam guru besar baru di penghukung tahun. Keenam guru besar baru ini dikukuhkan pada Senin (30/12) dalam sebuah upacara tradisi akademik di rektorat.

Mereka adalah Prof. Dr. Yudanto, M.Pd., (Guru Besar Ranting Ilmu Kepakaran Pembelajaran Motorik Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan), Prof. Dr. Abdul Alim, M.Or., (Guru Besar Ranting Ilmu/Kepakaran Pendidikan Kepelatihan Keterampilan Tenis Lapangan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan), Prof. Dr. dr. Rachmah Laksmi Ambardini, M.Kes., (Guru Besar Ranting Ilmu Kepakaran Fisiologi Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan), Prof. Dr. Dyah Purwaningsih, M. Si., (Guru Besar Ranting Ilmu Kepakaran Nanokimia Fakultas MIPA), Prof. Dr. Asri Widowati, M.Pd. (Guru Besar Ranting Ilmu Kepakaran Bahan Ajar Fakultas MIPA) dan Prof. Dr. Hartono, M.Si., (Guru Besar Ranting Ilmu Kepakaran Sistem Dinamik Fakultas MIPA).

BACA JUGA  Mengolah Daun Bawang Jadi Pestisida Alami

Rektor UNY Prof. Sumaryanto dalam sambutannya mengucapkan selamat pada para guru besar yang baru dikukuhkan. “Pada Januari 2025 juga akan ada pengukuhan 11 guru besar dari 36 dosen yang mendapatkan SK guru besar tahun 2024,” kata Rektor.

Tercatat ada 190 guru besar aktif di UNY dan selama 4 tahun terakhir telah mengukuhkan 115 guru besar. Rektor juga mengemukakan jabatan guru besar seharusnya menjadi target dosen karena merupakan puncak karier tenaga pengajar.

Beragam tema

Prof. Yudanto menyampaikan pidato berjudul ‘Urgensi Pembelajaran Motorik Berbasis Persepsi Gerak bagi Siswa Taman Kanak-Kanak’, Prof. Abdul Alim mengangkat tema ‘Membangun Pola Pikir Juara Pada Pemain Tenis’ dalam pidatonya. Prof. Rachmah Laksmi Ambardini mengemukakan ‘Pendekatan Molekular dalam Fisiologi Olahraga, Suatu Paradigma Baru dalam Menjawab Tantangan di Bidang Kesehatan dan Olahraga’.

BACA JUGA  UNY Kembali Kukuhkan Lima Guru Besar Baru

Adapun Prof. Dyah Purwaningsih mengetengahkan ‘Pengembangan Material Maju Berbasis Nanokimia: Tantangan dan Peluang dalam Mewujudkan Energi Bersih dan Terjangkau’. Sementara Prof. Asri Widowati mengatakan tentang ‘Transformasi Bahan Ajar Elektronik dalam Pendidikan IPA di Era Digital: DUNYari Buku ke Layar’ pada pidatonya. Pungkasnya Prof. Hartono membahas tentang ‘Sistem Dinamik Dan Aplikasinya Dalam Kehidupan Sehari-Hari’. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Hari Penyiaran Nasional: Siapa yang Benar-benar Menjaga Ruang Publik Kita?

TANGGAL 1 April, diperingati sebagai Hari Penyiaran Nasional. Tanggal ini bukan sekadar seremonial, tapi punya akar sejarah sejak lahirnya SRV pada 1933, lalu ditegaskan lewat Keppres di 2019. Tahun ini…

Padi dan Jagung Paling Terdampak Godzilla El Nino

FENOMENA El Nino kembali menjadi perhatian global seiring meningkatnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang memengaruhi pola cuaca di berbagai wilayah dunia. Dalam beberapa waktu terakhir, istilah ‘Godzilla El…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sejumlah Pohon Tumbang di Sleman akibat Hujan Deras

  • April 3, 2026
Sejumlah Pohon Tumbang di Sleman akibat Hujan Deras

Kalog Implementasikan Dashcam Berbasis AI

  • April 3, 2026
Kalog Implementasikan Dashcam Berbasis AI

Wings Air Hentikan Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara

  • April 3, 2026
Wings Air Hentikan Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara

LavAni Melaju Mulus di Laga Pertama Final Four Proliga

  • April 3, 2026
LavAni Melaju Mulus di Laga Pertama Final Four Proliga

Rawan Roboh, Satpol PP Kota Bandung Perketat Pengawasan Reklame

  • April 3, 2026
Rawan Roboh, Satpol PP Kota Bandung Perketat Pengawasan Reklame

KAI Wisata Hadirkan Fitur 90 degrees untuk di Kereta Panoramic

  • April 3, 2026
KAI Wisata Hadirkan  Fitur 90 degrees untuk  di Kereta Panoramic