PT KAI Ujicoba Kereta Api Tanpa Transit Jakarta-Yogyakarta

PT KAI melakukan uji coba kereta api  tanpa transit (direct train) rute Stasiun Gambir Jakarta-Stasiun Tugu Yogyakarta.

Uji coba kereta api tanpa transit Jakarta-Yogyakarta dihadiri oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Ia bersama Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

Kemudian Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmojo dan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Menhub Dudy Purwagandhi berharap kereta api tanpa transit ini  dapat melayani angkutan libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Kami tidak mau buru-buru ya, tapi harapan kami akan melayani Natal dan tahun baru ini,” kata Menhub dalam jumpa pers di Yogyakarta, Selasa (17/12).

BACA JUGA  Kemenhub : Puncak Arus Mudik Diprediksi 28 Maret 2025

Menhub menyampaikan hal itu seusai menjajal uji coba kereta api tanpa transit rute Stasiun Gambir Jakarta-Stasiun Tugu Yogyakarta bersama jajaran menteri.

“Jadi untuk direct train ini, hari ini kita uji coba kemudian kita evaluasi,” terangnya.

“Dan apabila hasil evaluasi itu memang baik, kita akan lakukan layanan direct train ini untuk Natal dan Tahun Baru,” lanjutnya.

Setelah tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta, kereta tersebut akan kembali ke Stasiun Gambir Jakarta tanpa transit.

Nantinya setelah di Jakarta, kereta akan dievaluasi apakah siap untuk menjadi angkutan Natal dan Tahun Baru atau tidak.

Ia berharap ke depan ada peningkatan layanan sehingga para pengguna moda transportasi lain bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.

BACA JUGA  Pelamar Kerja di KAI Wisata Membludak Website malah Error

“Harapan kami semoga ini bisa seperti juga dari Jakarta ke Semarang. Itu sudah kita evaluasi dan itu bisa dijalankan,” katanya

Kementerian Perhubungan dan PT KAI melakukan uji coba kereta api direct train dengan rute Stasiun Gambir Jakarta-Stasiun Tugu Yogyakarta.

Kereta berisi rombongan para menteri berangkat dari Stasiun Gambir Jakarta, Senin (16/12) pukul 23.25 WIB.

Dan tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta, Selasa (17/12) pukul 05.30 WIB. Jadi waktu ditempuh sekitar 6 jam perjalanan. (AGT/S-01)

BACA JUGA  KA Bangunkarta Anjlok, Perjalanan dari Yogya Dialihkan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) berduka atas wafatnya Prof. Widagdo, Dipl.Inn.Arch., Guru Besar Emeritus Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dan salah seorang tokoh penting dalam perkembangan pendidikan desain interior…

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

AJANG olahraga lari Borobudur 100 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebugaran, tetapi juga sarana untuk menggalang kepedulian sosial, guna mendukung kebutuhan medis dan harian anak-anak penyandang cerebral palsy. Project Director…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit