
MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita hadir dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (16/12).
“Saya minta agar produsen mobil hybrid di Indonesia segera mendaftarkan mereknya kepada kami, agar mulai 1 Januari, sudah bisa menikmati insentif,” kata Agus.
Pemberian insentif pajak penjualan atas barang mewah yang ditanggung pemerintah (PnBM DTP) untuk kendaraan bermotor bermesin hybrid, dianggarkan Rp840 miliar.
Pemerintah juga memberi insentif untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, completely knocked down, impor completely built up dan completely knock down.
Menurut Agus, berbagai insentif pada sektor otomotif, khususnya kendaraan listrik dan hybrid, menunjukkan perhatian pemerintah pada industri otomotif yang sedang mengalami tekanan.
Anggapan masyarakat bahwa penurunan penjualan sektor otomotif disebabkan turunnya daya beli. “Pemberian insentif ini adalah jawaban dari pemerintah,” kata Agus (D-01).









