
PASCA-banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sidoarjo, personel Polri dan TNI membantu warga membersihkan titik-titik terdampak banjir.
Seperti dilakukan sejumlah personel Polsek Tarik dan Koramil Tarik yang turun langsung ke Desa Gempol Klutuk, Jumat (13/12). Gempol Klutuk adalah salah satu dari 10 desa di Kabupaten Sidoarjo yang terdampak banjir.
Para personel Polri dan TNI itu melaksanakan kerja bakti bersama warga. Kerja bakti dilakukan dengan membersihkan selokan, sisa-sisa ranting pohon akibat banjir. Mereka juga membantu warga melakukan pengecoran renovasi Masjid Al Hikmah.
“Pasca banjir situasi Desa Gempol Klutuk serta beberapa desa lain yang terdampak sudah kembali normal. Saat ini anggota Polsek Tarik bersama Koramil Tarik dan Pemerintah Desa Gempol Klutuk turun langsung kerja bakti dan membantu pengecoran Masjid Al Hikmah,” kata Kapolsek Tarik AKP Lulus Sugiharto.
Kepala Desa Sugiono mengapresiasi kepedulian pihak Forkopimka Tarik, terhadap dampak banjir di wilayahnya. Banjir di wilayah itu sudah terjadi sejak Kamis pekan lalu, dan saat ini sudah surut.
“Kerja bakti dan bakti sosial bersama ini merupakan wujud solidnya sinergitas tiga pilar terhadap warga terdampak banjir,” kata Sugiono.
10 desa
Sebelumnya tercatat ada 10 desa di empat kecamatan yang tergenang air yang bervariasi antara dua hingga lima hari. Ketinggian air antara 15 hingga 30 centimeter, tidak hanya masuk pemukiman, namun juga merendam puluhan hektare sawah.
Sepuluh wilayah terdampak banjir adalah Desa Kemuning, Gempolklutuk, Banjarwungu, Kalimati, Mergosari di Kecamatan Tarik. Selanjutnya Desa Temu dan Bendotrerek di Kecamatan Prambon, Desa Pesawahan dan Candipari Kecamatan Porong serta Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung. (OTW/N-01)







