Pemkab Sleman Peringkat Pertama Nasional Penghargaan STBM

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sleman meraih peringkat pertama tingkat nasional untuk Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kategori STBM Paripurna Terbaik 1.

Tak hanya itu, Pemkab Sleman juga membawa pulang Penghargaan Program Keamanan Pangan Olahan Siap Saji.

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono kepada Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan Kepala Dinas Kesehatan Sleman,Cahya Purnama di Jakarta, Selasa (10/12).

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi kepada kepala daerah  yang telah berkomitmen dalam menyelesaikan masalah sanitasi dengan pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Untuk kategori STBM Paripurna diberikan kepada kepala daerah yang melakukan pembinaan untuk keberhasilan mencapai 100% Stop Buang air besar Sembarangan.

BACA JUGA  Realisasi PAD Sleman Capai 98,71% dari Target

Serta telah melaksanakan pilar-pilar STBM lainnya.

Penghargaan STBM dan pengolahan pangan siap saji

Wamen Dante Sakson menyampaikan apresiasi kepada pemda, pelaku usaha serta penyelenggara fasilitas umum yang menyertakan  masyarakat dalam program perbaikan sanitasi.

“Karena dengan masyarakat yang sadar akan sanitasi yang baik maka kejadian kematian akibat penyakit disebabkan sanitasi buruk menjadi lebih rendah,” ujar Dante.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran Pemkab Sleman.

Khususnya seluruh tenaga kesehatan Sleman yang telah mendukung Kabupaten Sleman dalam melaksanakan pilar-pilar STBM.

Dengan penghargaan ini, ia berharap kualitas sanitasi Kabupaten Sleman dapat semakin meningkat.

“Tentu kami berharap dengan kualitas sanitasi yang baik juga ikut mendorong kualitas kesehatan masyarakat yang semakin baik,” kata Kustini.

BACA JUGA  Mesin ATM Dirusak, Uang masih Utuh

“Semoga capaian ini dapat terus memotivasi semua pihak untuk selalu berperilaku positif dalam menjaga kesehatan lingkungan,” lanjutnya.

Sedangkan Penghargaan Program Keamanan Pangan Olahan Siap Saji diberikan kepada kepala daerah berkomitmen membina keamanan pangan pengolahan makanan siap saji.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama menambahkan Dinkes Sleman telah melakukan strategi.

Caranya dengan meningkatkan penguatan sistem jaminan keamanan dan mutu pangan.

Hal ini didukung dengan diterbitkannya Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) atau label pembinaan bagi pelaku usaha kuliner yang telah memenuhi standar.

“Penghargaan ini sekaligus mendukung  Kabupaten Sleman sebagai destinasi wisata, pendidikan dan hunian dengan standar dan perilaku sanitasi terbaik di Indonesia,” tegasnya. (AGT/S-01)

BACA JUGA  P3SRS Malioboro City Ancam Geruduk Kantor Bupati Sleman

Siswantini Suryandari

Related Posts

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) berduka atas wafatnya Prof. Widagdo, Dipl.Inn.Arch., Guru Besar Emeritus Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dan salah seorang tokoh penting dalam perkembangan pendidikan desain interior…

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

AJANG olahraga lari Borobudur 100 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebugaran, tetapi juga sarana untuk menggalang kepedulian sosial, guna mendukung kebutuhan medis dan harian anak-anak penyandang cerebral palsy. Project Director…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit