DPP BRN Siap Atasi Penggelapan Ranmor ke Pemukiman SAD

PULUHAN pelaku usaha rental di Jambi sedikit bernafas lega. Pasalnya, pengurus DPP BRN (Buser Rentcar Nasional) Arif Isnadi mengaku siap membantu mencarikan solusi atas nasib anggotanya yang sering mengalami kejahatan penggelapan mobil oleh penyewa jahat kepada penadah di permukiman salah satu kelompok Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Merangin.

“Ya saya ke Jambi untuk itu. Insya Allah, Senin (11/11) besok saya dan beberapa teman di Jambi mencoba melakukan audiensi ke Polda Jambi. Dengan harapan, dapat turun tangan membantu dan melakukan tindakan hukum yang tepat atas persoalan yang menjadi keluhan teman-teman,” ujar Arif Isnadi kepada wartawan di Jambi, Sabtu (9/11).

Arif yang menjabat sebagai Kepala Divisi Pelatihan dan Pengembangan DPP BRN menyebutkan, kunjungan kerja ke Jambi mendapat dukungan dari 2.500 pengusaha rental di tanah air yang tergabung di bawah organisasi BRN (Buser Rentcar Nasional).

BACA JUGA  Gakkum Kehutanan Tertibkan Sawit Ilegal di TN Berbak Sembilang

Arif yang merupakan salah satu sosok pendiri dan pernah menjabat Ketua DPP BRN itu menjelaskan, aksi kejahatan penggelapan dan pergadaian ilegal kepada penadah di salah satu permukiman kelompok SAD di Jambi, sangat merugikan para pelaku usaha rental, baik yang bergabung dalam BRN maupun yang tidak.

“Banyak yang menjadi korban, khususnya anggota kita. Sudah puluhan unit kendaraan anggota kita yang digelapkan dan digadai secara ilegal ke sana. Anggota kita jelas rugi besar dan ketakutan,” ujar Arif.

60 anggota

Berdasarkan laporan yang dia peroleh dari 60-an anggota BRN Cabang Provinsi Jambi, aset kendaraan anggotanya umumnya digelapkan dan digadai penyewa jahat ke beberapa permukiman SAD di Kabupaten Merangin. Antara lain di dekat daerahTrans A1, Desa Tambang Mas, dan Desa Mentawak, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Karhutla Mulai Marak, Polda Jambi Tangkap para Pembakar Lahan

Menurut Arif, para anggotanya yang jadi korban tidak berdaya. Untuk mendapatkan unit ranmor mereka yang tersandera”oleh di kawanan penadah sehingga terpaksa datang menebus sendiri. Nilainya cukup besar yakni puluhan juta. (Sal/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

KORLANTAS Polri menetapkan operasi bersandi Operasi Ketupat Progo 2026 Polda DIY sebagai yang terbaik. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY menduduki peringkat pertama dalam kategori…

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

MESKI terjadi peningkatan konsumsi energi seiring tingginya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran, PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah berhasil memenuhinya. Area Manager Communication, Relations, &…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

  • March 29, 2026
Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus