Jaga Kedaulatan Maritim Seperti Filosofi Jenderal Soedirman

KEPALA Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengingatkan pentingnya menjaga kedaulatan maritim seperti diamanatkan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Saat ini ancaman keamanan maritim tidak lagi konflik militer, tetapi meluas ke kejahatan siber. Ditambah lagi kejahatan trafficking, narkotika dan terorisme.

Hal itu disampaikan KSAL dalam Round Table Discussion (RTD) di Yogyakarta, Jumat (8/11) sore.

KSAL mengemukakan Indonesia selain memiliki posisi strategis, juga memiliki potensi ekonomi sektor maritim.

Sejauh ini  masih belum sepenuhnya dikembangkan secara optimal. Beberapa hal yang telah dikembangkan perikanan tangkap dan budi daya rumput laut.

Terhadap masalah keamanan, ujarnya, Panglima Besar Soedirman telah merumuskan konsep pertahanan dan keamanan maritim Indonesia.

Menurut KSAL yang telah digariskan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman melalui pesannya “Pertahankan Rumah dan Pekarangan Kita.”

Pesan itu mengandung makna dan filosofis yang mendalam untuk selalu menjunjung tinggi nilai ketahanan.

Dan adaptasi strategis dan sebagai sumber inspirasi dalam menegakkan kedaulatan maritim.

“Ibarat laut teritorial Indonesia adalah pekarangan rumah yang harus dijaga,” kata Laksamana TNI Muhammad Ali.

Sementara batas teritorialnya adalah pakar untuk melindungi pekarangan tersebut.

Ia menambahkan, layaknya pekarangan rumah sebagai bagian tak terpisahkan dari tempat tinggal, laut teritorial termasuk wilayah NKRI yang wajib dilindungi dari segala ancaman.

Sehingga jika harus bertarung, musuh harus dikalahkan di batas terluar pakar pekarangan.

Dengan kata lain musuh harus dapat dihancurkan sebelum memasuki batas teritotial negara agar kedaulatan tetap terjaga.

Pada RTD yang bertajuk Mewujudkan Pertahanan, Keamanan dan Kedaulatan Maritim yang Berkesinambungan, Berpijak pada Filosofi Kepemimpinan Panglima Besar Soedirman.

Filosofi Jenderal Soedirman

Senator Daerah Istimewa Yogyakarta Ahmad Syauqi Suratno menjelaskan, Panglima Besar Jenderal Soedirman memiliki nilai patriotisme dan nasionalisme yang kuat berbasis religius.

Hal inilah yang patut dibanggakan bahwa ada jiwa pengorbanan dan pantang menyerah.

“Waktu itu ditunjukkan oleh beliau bersatunya TNI dan rakyat yang membuat kemerdekaan kita bisa kita rasakan hingga saat ini. Maka, nilai-nilai ini harus diturunkan kepada generasi muda,” katanya.

Menurutnya  RTD ini menjadi momentum yang sangat bagus di fase pemerintah baru.

Hal itu sesuai pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan swasembada di banyak aspek merupakan kunci menjadi bangsa yang kuat dan mandiri.

“DPD RI memiliki fungsi, salah satunya mendorong pemanfaatan potensi daerah untuk menjadi bagian dari pemanfaatan nasional,’ kata Ahmad Syaugi.

Pada kesempatan tersebut Staf Khusus KASAL, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas mengatakan masyarakat Indonesia perlu mempelajari dan menjalankan semangat Jenderal Sudirman.

Konsep pertahanan dan keamanan maritim berbasis filosofi Jenderal Sudirman mengintegrasikan antara aspek militer dan masyarakat dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia. (AGT/S-01)

  • Siswantini Suryandari

    Related Posts

    Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

    MENTERI Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengajak masyarakat untuk mempercayai Polri dalam menyelidiki kasus dugaan penyadapan ilegal. Menurutnya Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh…

    Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

    KONFEDERASI  Sepak Bola Asia (AFC) akhirnya secara resmi memundurkan jadwal pelaksanaan  turnamen Piala Asia 2027 dari 7 Januari – 5 Februari 2027 menjadi 23 Desember hingga 21 Januari 2028. Keputusan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Jangan Lewatkan

    PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

    • November 4, 2026
    PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

    Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

    • November 4, 2026
    Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

    Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

    • November 3, 2026
    Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

    Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal, Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

    • November 3, 2026
    Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal,  Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

    Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

    • November 3, 2026
    Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

    Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

    • November 3, 2026
    Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%