Polisi Amankan Sopir Truk Tanah Picu Kemarahan Warga Kosambi

POLISI telah mengamankan DWA.21 sopir truk tanah (transformer) Nopol B 9304 KYW yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Salembaran, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa itu menyebabkan ratusan warga Desa Salembaran Jaya merusak dan memblokir jalan, sejak Kamis (7/11).

Hal itu menyebabkan 100 lebih angkutan kendaraan tambang proyek pembangunan Pantai Indah Kosambi (PIK) 2 tidak dapat melintas dan menyebabkan kemacetan.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho langsung mendatangi lokasi kejadian.

Menurut Kapolres, korban kecelakaan adalah pengendara sepeda motor berinisial SD, 20 yang membocengkan anaknya ANP, 9.

“Kejadiannya di Jakarta Raya Salembaran, tepatnya depan steam mobil Romauli Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Kamis (7/11).

BACA JUGA  Jikalahari Desak Perusahaan Tanggung Jawab atas Kecelakaan Truk

Berawal dump truck dikemudikan DWA melaju dari arah Kosambi menuju ke arah Teluk Naga. Saat di lokasi kejadian, melintas sepeda motor dikendarai korban mendahului dari arah kiri.

Sehingga tidak mempunyai jarak pandang yang bebas dan tidak tersedia ruang yang cukup.

Korban SD jatuh ke kiri  dan anaknya ANP jatuh ke kanan dan masuk ke kolong truk. “Kaki kirinya terlindas ban depan sebelah kiri kendaraan,” ungkap Kapolres.

Kedua korban dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang karena mereka mengalami luka serius.

Ulah sopir truk tanah membuat warga mengamuk

Kejadian itu menyebabkan kemarahan masyarakat. Amuk massa pecah. Mereka merusak belasan truk pengangkut tanah.

BACA JUGA  MTI Desak Pemerintah Beri Sanksi Pengusaha bukan Sopir

Kaca-kaca mobil dihancurkan. Roda ban dikempiskan, bahkan satu unit truk dibakar massa. Bahkan polisi tidak mampu meredam kemarahan masyarakat.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengimbau masyarakat bersabar dan tidak bertindak anarkis.

Menurut warga peristiwa kecelakaan lalu lintas  telah terjadi selama tiga kali dalam seminggu sejak adanya truk-truk pengangkut tanah.

Jalanan menjadi rusak dan berdebu membuat masyarakat terganggu. Masyarakat masih memblokir jalan sebagai tanda protes.

Setelah peristiwa itu, Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang menertibkan truk tanah yang melanggar jam operasional di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

Kapolres terus melakukan imbauan ke masyarakat untuk tidak berbuat anarkis serta bersabar.

BACA JUGA  Kecelakaan Bus di Tol Purwodadi-Malang, 4 Orang Tewas

Ia berjanji kasus kecelakaan tersebut menjadi prioritas untuk diselesaikan. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

DINAS Kesehatan kota Tasikmalaya menemukan 30 orang positif campak berdasarkan pemeriksaan laboratorium Labkesda Provinsi Jabar. Kasus penyakit tersebut, ditemukan awal Januari hingga Maret dan kini semua pasien sudah sembuh setelah…

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

HARGA kebutuhan barang pokok di Jawa Barat terpantau mulai turun pasca-Idulfitri 2026. Penurunan tersebut terjadi karena pasokan stabil, permintaan yang kembali normal dan berbagai langkah pengendalian harga dari Pemprov Jabar..…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

  • March 30, 2026
Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

  • March 30, 2026
Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

  • March 30, 2026
Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

  • March 30, 2026
UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V  Bidang Hukum Versi Scimago

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

  • March 30, 2026
Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

  • March 30, 2026
Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira