Israel-Hizbullah Mulai Perang Terbuka, AS dan Negara Arab tak Berdaya

PERTEMPURAN terbuka antara Hizbullah dengan Israel tidak lagi bisa dihindari. Setelah kelompok pejuang itu melancarkan serangkaian serangan roket ke wilayah Israel, negera Yahudi itu mulai melancarkan serangan balasan.

Sejumlah pesawat tempur Israel  tampak melakukan pemboman di Libanon selatan.  Sementara Hizbullah membalas dengan serangan roket ke Israel.

Di sisi lain, negara-negara Arab bersama Amerika Serikat meminta kedua belah pihak untuk mundur dan menahan diri dari ambang perang habis-habisan.

Namun imbauan itu seperti angin lalu. Wakil sekretaris jenderal Hizbullah, Naim Qassem, mengatakan bahwa pertempuranterbuka telah dimulai.

“Ancaman tidak akan menghentikan kami. Kami siap menghadapi semua kemungkinan militer,” tegasnya.

Sebaliknya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga tidak kalah keras.

BACA JUGA  UEFA Pertimbangkan Bekukan Israel di Semua Kompetisi Eropa

“Dalam beberapa hari terakhir, kami telah melancarkan serangkaian pukulan yang tidak dapat dibayangkan oleh Hizbullah. Jika Hizbullah tidak memahami pesannya, saya berjanji mereka akan memahami pesannya,” katanya.

Pesawat-pesawat tempur Israel menggempur desa-desa perbatasan dan lebih dari 100.000 penduduk melarikan diri ke utara. Para politisi di Beirut menyerukan deeskalasi untuk menghindari perang.

Di Ambang bencana

Sebelumnya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa ratusan roket telah ditembakkan ke Israel dari Libanon. Beberapa di antaranya mendarat di dekat kota Haifa di utara.

“Roket telah ditembakkan ke wilayah sipil dan menunjukkan kemungkinan peningkatan setelah serangan sebelumnya terutama ditujukan pada sasaran militer. Enam orang terluka,” lapor IDF.

BACA JUGA  Ribuan Warga Palestina Mulai Tinggalkan Rafah

Koordinator khusus PBB untuk Libanon, Jeanine Hennis-Plasschaert, mengatakan kawasan ini berada di ambang bencana.

“Hal ini tidak dapat dilebih-lebihkan. Tidak ada solusi militer yang akan membuat kedua belah pihak lebih aman,” tulisnya di media sosial. (Theguardian/BBC/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ludes Terjual, 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

Antusiasme suporter Indonesia untuk menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 membludak. Panitia penyelenggara mengonfirmasi sebanyak 67 ribu tiket pertandingan final Indonesia melawan Thailand telah terjual habis atau sold out. Partai…

Timnas Putri U-17 Indonesia Berlaga di Singapura, Sasar Juara Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17

Timnas Putri U-17 Indonesia telah tiba di Singapura pada Sabtu (3/10) siang untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia Putri U-17 2027. Garuda Pertiwi siap bertanding pada laga pembuka Grup B melawan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

  • October 4, 2026
Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

  • October 4, 2026
Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

Ludes Terjual, 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

  • October 4, 2026
Ludes Terjual,  67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

  • October 3, 2026
Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

  • October 3, 2026
Sambut  Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

Timnas Putri U-17 Indonesia Berlaga di Singapura, Sasar Juara Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17

  • October 3, 2026
Timnas Putri U-17 Indonesia Berlaga di Singapura, Sasar Juara Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17