
KERETA Ekonomi Kerakyatan yang mulai beroperasi sejak 11 Maret lalu, hingga saat ini telah melayani 18.096 penumpang. Demikian diungkapkan Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.
“Kereta ini memulai debutnya bertepatan dengan dimulainya masa Angkutan Lebaran 2026 pada 11 Maret 2026 lalu,” kata Feni, Minggu di Yogyakarta.
Kereta ekonomi kerakyatan, jelasnya kembali dirangkaikan di KA yang sama saat menjadi salah satu kereta tambahan pada masa longweekend libur Jumat Agung dan Paskah belum lama ini.
Dikatakan, Kereta Ekonomi Kerakyatan ini memiliki keunggulan antara lain tarif yang lebih terjangkau, serta fasilitas kursi yang lebih nyaman dan searah dengan arah perjalanan kereta api.
“Kereta Ekonomi Kerakyatan yang dioperasikan dalam dua perjalanan ini mencatatkan capaian yang cukup positif dalam sebulan beroperasi. KA 7039 melayani total sebanyak 8.274 penumpang naik dan turun, sementara KA 7040 melayani sebanyak 9.822 penumpang naik dan turun,” jelasnya.
Perkuat konektivitas
Kehadiran Kereta Ekonomi Kerakyatan ini diharapkan tidak hanya untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat, tapi juga untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di lintas selatan–utara Jawa dengan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas yang nyaman.
Berikut tanggal-tanggal dengan jumlah penumpang tertinggi pada KA 7039 relasi Lempuyangan-Pasarsenen:
• Minggu, 5 April 2026 sebanyak 491 penumpang
• Rabu, 18 Maret 2026 sebanyak 411 penumpang
• Sabtu, 14 Maret 2026 sebanyak 409 penumpang
• Senin, 16 Maret 2026 sebanyak 402 penumpang
• Kamis, 19 Maret 2026 sebanyak 400 penumpang
Sementara itu, tanggal-tanggal dengan jumlah penumpang tertinggi pada pada KA 7040:
• Selasa, 24 Maret 2026 sebanyak 628 penumpang
• Minggu, 29 Maret 2026 sebanyak 617 penumpang
• Sabtu, 28 Maret 2026 sebanyak 560 penumpang
• Senin, 23 Maret 2026 sebanyak 557 penumpang
• Rabu, 25 Maret 2026 sebanyak 519 penumpang
Inklusif dan berkelanjutan
“Selama satu bulan beroperasi, Kereta Ekonomi Kerakyatan menunjukkan performa yang baik dengan tingkat keterisian yang terus meningkat. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang positif terhadap moda transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau. KAI akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun fasilitas pendukung lainnya untuk memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh pelanggan,” ujar Feni.
Ia menambahkan KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang inklusif dan berkelanjutan serta mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah. Kereta Ekonomi Kerakyatan ini juga diharapkan dapat mendukung konektivitas antarwilayah dengan dan pertumbuhan ekonomi daerah-daerah yang dilaluinya. (AGT/WID/A-01)








