
KEPOLISIAN melakukan perpanjang contraflow atau rekayasa lalu lintas lawan arah satu lajur diperpanjang dari KM 45 hingga KM 70 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Perpanjang contraflow untuk mengurai kemacetan di ruas Tol Jakarta-Cikampek akibat melonjaknya arus kendaraan keluar Jakarta menuju ke timur.
Sebelumnya dibuka contraflow 1 lajur dari KM 55-KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 23.10 WIB, atas diskresi dari pihak Kepolisian.
Sistem ini memungkinkan kendaraan menggunakan sebagian jalur dari arah berlawanan yang sementara dialihkan untuk memperlancar arus lalu lintas.
Penerapan contraflow sering dilakukan di jalan tol atau jalur utama yang mengalami lonjakan volume kendaraan. Dengan rekayasa lalu lintas ini, kendaraan dapat bergerak lebih cepat, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan efisiensi perjalanan.
VP. Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo di Jakarta, Jumat (28/3) menyatakan dukungan perpanjangan contraflow 1 lajur itu. Diprediksi 28 dan 29 Maret 2025 merupakan puncak arus mudik.
“Volume lalu lintas kendaraan arah Cikampek pada Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai meningkat,” ujarnya.
Hasil pantauan PT JTT tercatat sebanyak 282.994 kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada H-10-H-5 atau 21-26 Maret, saat periode libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H /2025.
Total volume kendaraan melewati GT Cikampek Utama naik 72,1% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 164.445 kendaraan.








