Seniman Muda Bandung Raih Juara Pertama Grey Award 2026

GREY Awards 2026 kerap menjadi panggung penting bagi seniman muda untuk keluar dari kerumunan dan menembus medan seni yang lebih luas. Bagi seniman muda, panggung seperti ini bisa menjadi “tiket keluar dari kerumunan” menuju dunia seni yang lebih luas dan diakui.

Tahun ini Fatih Jagad Raya seniman muda meraih juara pertama Grey Award dengan karya berjudul, “Dalam Sunyi, Rakyat Mengingat 2025′. Ia pun berhak atas hadiah Rp100 juta yang diselenggarakan Grey Art Gallery Bandung Jumat (10/4) malam.

Grey Award 2026 sendiri adalah sebuah pameran dan penghargaan seni rupa kontemporer yang memasuki penyelenggaraan ke-2 pada tahun ini. Dengan mengusung tema ‘Monochrome as Manifesto’, Grey Award 2026 yang menempatkan monokromatik hitam putih, sebagai kerangka kuratorial yang mendorong eksplorasi visual sekaligus ketegasan posisi artistik.

Antusiasme terhadap Grey Award 2026 tercermin dari partisipasi 710 seniman dengan total 931 karya yang masuk melalui proses open call dari berbagai wilayah di Indonesia.

65 karya

Grey Award 2026, lahirkan Seniman Muda asal Bandung.(MN/zahra)

Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri
Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).

Dari proses seleksi awal, terpilih 65 karya dari 60 seniman untuk dipresentasikan dalam pameran Grey Award 2026. Selanjutnya, melalui tahap wawancara kuratorial, terpilih 10 finalis terbaik yang dinilai berdasarkan kekuatan gagasan, konsistensi visual, serta potensi pengembangan praktik artistik.

BACA JUGA  Pertamina Pastikan Kesiapan BBM di Bandung dan Priangan Timur

Dari tahapan tersebut, dewan juri menetapkan 3 seniman terbaik
sebagai penerima penghargaan Grey Award 2026.

Juri Grey Awards 2026, Wiyu Wahono, yang menilai kompetisi seni bukan sekadar ajang seleksi karya, melainkan momentum krusial dalam membentuk perjalanan karier seorang seniman. Menurutnya, di tengah padatnya ekosistem seni, banyak talenta potensial yang tenggelam tanpa visibilitas.

“Ajang seperti Grey Award penting sebagai pintu bagi seniman untuk keluar dari kerumunan dan mendapatkan visibilitas di medan seni yang lebih luas,” tuturnya.

Spektrum hitam putih

Grey Awards 2026 sendiri hadir dengan tema “Monochrome as Manifesto”, sebuah pendekatan yang menempatkan monokrom bukan sekadar pilihan visual, tetapi sebagai sikap artistik.

Dalam tema ini, para peserta dibatasi hanya menggunakan spektrum hitam, putih dan abu-abu. Namun, batasan tersebut justru dimaknai sebagai ruang eksplorasi yang menuntut ketajaman gagasan dan keberanian berekspresi.

“Monokrom kami tempatkan sebagai medan uji, bagaimana visual hitam putih bisa menjadi sikap, pendirian, sekaligus statement dalam berkarya. Ajang ini sebagai “batu lompatan” bagi seniman, terutama mereka yang baru lulus dan belum memiliki nama di pasar seni. Bisa dibilang jarang ya award tentang seni. Buat saya, ini satu batu lompatan. Terutama untuk seniman muda yang baru lulus untuk mencapai publik seni dan para apresiasi,” terangnya.

BACA JUGA  Susi Air Buka Rute Baru Yogya-Bandung dan Yogya-Karimunjawa

Penghargaan seni masih jarang

Wiyu juga menyoroti besarnya komitmen penyelenggara dalam menghadirkan ajang ini, termasuk hadiah utama yang mencapai Rp100 juta. Penyelenggaraan art award bukan perkara mudah karena membutuhkan biaya besar dengan kemungkinan balik modal yang kecil.

Kalau galeri hanya berorientasi profit, mereka tidak akan mengadakan award seperti ini. Biayanya sangat besar dan sulit mendapatkan payback, apalagi pesertanya sebagian besar seniman yang belum dikenal.

“Kondisi tersebut, menjadi salah satu alasan mengapa ajang penghargaan seni masih jarang di Indonesia, bahkan termasuk dari pemerintah, hanya ada satu penghargaan seni rupa, yakni Basuki Abdullah Art Award. Sementara dari sektor swasta, kontribusi juga masih terbatas. Padahal, momentum perkembangan seni rupa Indonesia saat ini sedang berada di titik strategis,” jelasnya.

Para pemenang Grey Award 2026

-Grey Award, Fatih Jagad Raya Judul Karya: Dalam Sunyi, Rakyat Mengingat 2025.
-Black Award, M. Aidi Yupri Judul Karya: Layar Berdayun 2025.
-White Award White Award, Shelvira Alyya. Judul Karya, Yang Dilihat Nantinya ,2025.
-Gallerist & Collectors Choice Award, Jimbo. Judul Karya: Bioluminesensi 2025.
– Peop’s Choice Award, Faisol Nurrohman
Judul Karya: Resonansi Dua Realitas 2025.

BACA JUGA  Peduli Bumi, AAJI Tanam 1.350 Lidah Mertua di Bandung

Regenerasi seniman

Grey Award 2026 tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi, melainkan
sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung regenerasi
seniman serta memperluas akses terhadap medan sosial seni rupa yang lebih luas. Melalui program ini, para finalis memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan praktik artistik mereka kepada publik, kolektor, kurator dan institusi seni.

Sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan bagi seniman, Grey Award 2026 bekerja sama dengan ArtMoments Jakarta sebagai Strategic Partner, yang memberikan peluang bagi beberapa karya finalis untuk dipresentasikan dalam konteks art fair, memperluas distribusi serta visibilitas karya di tingkat yang lebih luas.

Grey Award 2026 diharapkan dapat menjadi ruang yang memperkuat dialog antara seniman, publik, dan berbagai pelaku seni rupa, sekaligus membuka jalur baru bagi perkembangan praktik artistik yang berkelanjutan di Indonesia. (Zahra/N-01

Dimitry Ramadan

Related Posts

Wagub Erwan Dukung Sophia Rebecca Harumkan Jabar pada Miss World Tourism 2026

WAKIL Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mendukung penuh keikutsertaan Sophia Rebecca Albeck pada ajang pemilihan Miss Tourism World 2026 di China Agustus mendatang. Erwan berharap, keikutsertaan dara berusia 19 tahun…

Ribuan Perangkat Desa di DIY Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

BELASAN ribu perangkat desa mulai dari lurah hingga perangkat desa bersama masyarakat menggelar kirab dan sowan (menghadap) Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kagunan Dalem Pagelaran Kraton Yogyakarta, Kamis. Kegiatan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dorong Kinerja Perusahaan, Direksi Sido Muncul Lakukan Penyegaran

  • April 12, 2026
Dorong Kinerja Perusahaan, Direksi Sido Muncul Lakukan Penyegaran

JPE Selangkah Menuju Grand Final Proliga

  • April 12, 2026
JPE Selangkah Menuju Grand Final Proliga

Seniman Muda Bandung Raih Juara Pertama Grey Award 2026

  • April 12, 2026
Seniman Muda Bandung Raih Juara Pertama Grey Award 2026

Sebulan Operasi Kereta Ekonomi Kerakyatan Layani 18.096 Penumpang

  • April 12, 2026
Sebulan Operasi Kereta Ekonomi Kerakyatan Layani 18.096 Penumpang

10 Pemain Persib Sukses Redam Bali United untuk Kukuhkan Diri di Puncak Klasemen

  • April 12, 2026
10 Pemain Persib Sukses Redam Bali United untuk Kukuhkan Diri di Puncak Klasemen

Timnas Voli Indonesia Masuk Grup Neraka di AVC Mens Cup 2026

  • April 12, 2026
Timnas Voli Indonesia Masuk Grup Neraka di AVC Mens Cup 2026