
TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) ikut membantu mencari pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan hilang kontak di Maros, Sulawesi Utara, Sabtu (17/1).
Diungkapkan Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, pihaknya mengerahkan helikopter H225M Caracal. Saat ini helikopter dengan Pilot Komando (PIC) Kapten Penerbang (Pnb) Rahman itu sudah lepas landas dari Pangkalan TNI AU (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, menuju sektor pencarian di wilayah Kabupaten Maros.
Selain itu TNI AU juga mengerahkan 82 personel dari Yon Parako 473 Komando Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), Divisi Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Korpasgat, Lanud Sultan Hasanuddin, dan satu kendaraan Vehicle Control Post (VCP) untuk memperkuat tim gabungan.
“Seluruh unsur saat ini telah merapat ke posko lapangan di daerah Bantimurung untuk melakukan koordinasi intensif dan mempercepat proses pencarian,” tuturnya.
11 penumpang
Pada bagian lain, Basarnas membenarkan pesawat jenis ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang mengangkut 11 orang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan bahwa pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
“Kantor SAR Makassar langsung mengerahkan tim pencarian setelah menerima laporan dari AirNav Indonesia. Pesawat tersebut membawa 11 orang yang terdiri atas delapan awak dan tiga penumpang. Kontak terakhir dengan pesawat dilaporkan terputus pada pukul 13.17 WITA,” kata dia.
Edy mengungkapkan sekitar 25 personel kantor SAR Makasaar dikerahkan, mereka dibagi ke dalam tiga regu untuk melakukan pencarian di lokasi dugaan hilangnya pesawat. (*/N-01)







