Kebakaran Hutan di Prancis, 1 Tewas, 13 Luka, dan 3 Orang Hilang

KEBAKARAN hutan di Prancis menewaskan satu orang, 13 lainnya luka-luka serta 3 orang masih dicari. Kebakaran hutan di Prancis merupakan terbesar dalam beberapa dekade terakhir.

Kebakaran terus meluas di wilayah Aude, Prancis selatan, dan telah menghanguskan hampir 40.000 hektare lahan yang mencakup 15 wilayah administratif (komune).

Pemerintah Komune Ribaute, salah satu daerah terdampak, menyampaikan dalam siaran pers pada Kamis (7/8) bahwa api mulai muncul pada Selasa (5/8) sore dan dengan cepat meluas.

“Ini adalah kebakaran terluas di negara kami sejak tahun 1949,” ungkap Direktur Jenderal Keamanan Sipil dan Manajemen Krisis Prancis, Julien Marion, melalui akun X, Rabu (6/8).

Menurut otoritas Ribaute, satu korban meninggal dunia akibat kebakaran ini. Sementara dari 13 korban luka, 11 di antaranya adalah petugas pemadam kebakaran.

BACA JUGA  Arnold Schwarzenegger Donasi US$1Juta untuk Kebakaran LA

Seorang warga sipil dan satu pemadam kebakaran mengalami luka serius. Selain itu, tiga orang masih dilaporkan hilang

Kebakaran hutan di Prancis, 36 rumah hangus

Api telah menghancurkan atau merusak setidaknya 36 rumah dan sekitar 40 kendaraan. Lebih dari 2.100 personel pemadam kebakaran, termasuk bantuan dari militer, dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.

Pihak berwenang Ribaute juga melaporkan bahwa penyebaran api mulai melambat pada Kamis pagi karena cuaca lebih sejuk dan angin yang berkurang.

Warga tetap diminta untuk tetap berada di dalam rumah kecuali ada perintah evakuasi dari petugas.

Penyelidikan

Layanan Cuaca dan Iklim Nasional Prancis melaporkan pada Rabu bahwa asap dari kebakaran ini bahkan bisa terlihat dari luar angkasa. Hingga Jumat (8/8), risiko kebakaran masih tinggi di beberapa wilayah Prancis selatan.

BACA JUGA  Kebakaran Hutan di Los Angeles belum Usai

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Gendarmerie Nasional Prancis, unit militer yang menangani penegakan hukum mengonfirmasi melalui akun X bahwa pihaknya sedang berada di lokasi untuk menyelidiki penyebab serta situasi kebakaran.

Tim investigasi juga menggunakan anjing pelacak khusus untuk mendeteksi bahan pemercepat kebakaran. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

KELOMPOK milisi Yaman, Houthi, meluncurkan rudal balistik ke arah Israel pada Sabtu. Serangan itu menandai keterlibatan Houthi dalam perang di Timur Tengah. Juru bicara Houthi menyatakan bahwa kelompok tersebut telah…

Serangan ke Iran Diduga Cara Trump Alihkan Isu Epstein Files

PENYERANGAN Amerika Serikat ke Iran disebut-sebut sebagai upaya Presiden AS Donald Trump untuk mengalihkan isu asusila yang melibatkan dirinya. Pasalnya, skandal yang ada dalam Epstein Files itu mengungkap sejumlah nama…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

  • March 29, 2026
Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

  • March 29, 2026
Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

  • March 28, 2026
Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

  • March 28, 2026
Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

  • March 28, 2026
2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran