
UNIVERSITAS Terbuka (UT) melalui Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi dan PPKn melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat (PkM) dengan tema ‘Peningkatan Kapasitas UMKM, melalui Digital Market Ecosystem Strategi’. Acara itu diselenggarakan di Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar).
Kegiatan yang dipimpin oleh Fitra Jaya menghadirkan nara sumber dosen program studi (Prodi) Pendidikan Ekonomi, Sucipto M.Pd, serta tim penyusun materi PkM. Acara ini dilaksanakan dalam dua tahapan.
Tahap pertama dilaksanakan pada 28 Juli 2024 dengan tema ‘Analisis Ekosistem Pasar Digital untuk UMKM’. Tahap kedua dilanjutkan pada 2 Agustus 2024, dengan tema ‘Strategi Pengembangan Ekosistem Pemasaran Digital.’
Dihadiri kurang lebih 40 peserta yang berasal dari kalangan petani kopi di desa tersebut.Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Iwan Setiawan, Sabtu (3/8) mengapresiasi inisiatif UT dalam mendukung peningkatan kapasitas UMKM lokal melalui penerapan strategi digital.
“Inisiatif ini sangat membantu petani kopi di desa kami, untuk memahami dan memanfaatkan teknologi digital demi kesejahteraan Bersama,” ujar Iwan.
Fitra Jaya selaku pimpinan kegiatan menyatakan, tujuan utama kegiatanini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para petani kopi. Terutama dalam memanfaatkan ekosistem pasar digital, guna meningkatkan kapasitas usaha mereka.
Diharapkan, melalui pemahaman yang mendalam tentang strategi digital, para petani dapat memperluas pasar dan meningkatkan penjualan produk mereka.
“Program ini merupakan salah satu bentuk nyata dari tridarma perguruantinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap melaluikegiatan ini, para petani kopi di Kecamatan Ciwidey, dapat lebih memahami dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar mereka,” ungkap Fitria.
Strategi digital
Sementara itu Sucipto yang menjadi narasumber menyampaikan materi yang komprehensif, tentang pentingnya ekosistem pasar digital dan bagaimana strategi digital dapat diimplementasikan dalam UMKM.
Beberapa topik yang dibahas dalam sesi ini meliputi, pemasaran digital, tentang teknik dan strategi untuk memasarkan produk secara online. Lalu penggunaan media sosial, tentang cara efektif menggunakan platform media sosial untukpromosi produk.
Dan optimalisasi platform E-commerce, tentang metodeuntuk memaksimalkan penggunaan platform e-commerce, dalam meningkatkan penjualan produk.
Peserta menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang sesi ini. Di akhir acara, diadakan sesi tanya jawab interaktif, di mana para petani kopiberkesempatan berkonsultasi langsung dengan narasumber mengenai tantangan dan peluang dalam dunia digital.
Tingkatkan daya saing
Dengan terlaksananya program ini, diharapkan para petani kopi yang adadi Kecamatan Ciwidey dapat menerapkan ilmu yang telah mereka peroleh untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka di era digital.
Program ini, merupakan langkah awal yang strategis untukmemberdayakan UMKM lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital. (Rava/N-01)







