
KEJUTAN kecil terjadi dalam acara penghargaan Ballon d’Or 2026. Betapa tidak? Striker Bayern Muenchen asal Inggris Karry Kane meraih gelar penghargaan prestisius itu dalam malam penganugerahan di London pada Selasa dini hari WIB.
Padahal sebelumnya, pemain yang difavoritkan akan meraih gelar tersebut yakni Lamine Yamal atau Kylian Mbape. Namun ternyata justru Kane yang merauh trofi tersebut
Kane pun menjadi pemain Inggris pertama yang memenangi penghargaan tersebut dalam 25 tahun terakhir sejak Michael Owen. Kane menyebut penyelenggaraan acara di London membuat pencapaian itu terasa semakin istimewa.
“Saya hampir tidak bisa berkata-kata. Berada di London membuat momen ini terasa lebih istimewa. Sepertinya ini menjadi pertanda baik bagi saya malam ini. Terima kasih kepada semua orang yang telah memilih saya. Saya bisa membayangkan betapa sulitnya menentukan pilihan tahun ini,” kata Kane selepas menerika penghargaan itu
Kane juga memberikan apresiasi kepada para pemain lain yang masuk nominasi serta para pemenang penghargaan. Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kerja keras, tekad, dan dedikasi dapat membawa seorang pemain menuju kesuksesan.
European Golden Shoe

Penghargaan Ballon d’Or 2026 menjadi puncak dari musim luar biasa Kane pada 2025/26. Ia mencetak 73 gol di seluruh kompetisi bersama Bayern Muenchen dan timnas Inggris.
Catatan tersebut juga mengantarkannya meraih penghargaan European Golden Shoe sebagai pencetak gol terbanyak di liga-liga Eropa.
Bersama Bayern Muenchen, Kane berperan penting dalam keberhasilan klub menjuarai Bundesliga dan DFB Pokal musim lalu. Ia juga mencetak 14 gol di Liga Champions, hanya kalah dari Kylian Mbappe yang membukukan 15 gol bersama Real Madrid.
Di level internasional, Kane memimpin timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Inggris mengakhiri turnamen di posisi ketiga, hasil terbaik mereka sejak menjuarai Piala Dunia 1966.
Peraih penghargaan lain

Sementara itu, di kategori putri, Alexia Putellas meraih Ballon d’Or untuk ketiga kalinya. Pemain Spanyol itu berperan penting dalam keberhasilan Barcelona meraih empat gelar pada musim lalu sebelum pindah ke London City Lioness.
Adapun pemain muda Barcelona, Lamine Yamal meraih penghargaan Kopa Trophy atau Pemain Muda Terbaik Putra untuk tiga kali secara beruntun. Meski demikian, bintang Barcelona tersebut menilai rekan setimnya, Pau Cubarsi, lebih layak menerima penghargaan itu.
Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, juga mendapatkan pengakuan setelah dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Putra. Ia meraih penghargaan tersebut berkat keberhasilannya mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Paris Saint-Germain (PSG) terpilih sebagai Klub Terbaik Putra, sedangkan Barcelona meraih penghargaan Klub Terbaik Putri. Sejumlah pemain lain juga mendapatkan penghargaan berdasarkan kontribusi mereka di posisi masing-masing. (*/N-01)







