Jawa Tengah Komitmen Penopang Swasembada Garam Nasional

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menjadi penopang utama swasembada garam nasional. Langkah ini sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam Perpres No. 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan bahwa industri garam akan menjadi salah satu sektor unggulan daerah, dan Jawa Tengah siap memenuhi kebutuhan garam secara mandiri.

Komitmen tersebut mengemuka dalam acara Kolaborasi Menuju Kebangkitan Industri Garam di Jawa Tengah untuk Kesejahteraan Rakyat yang digelar di Auditorium Universitas Diponegoro, Semarang, Kamis (4/12).

Acara ini merupakan kerja sama Dinas Perikanan dan Kelautan Jateng, Universitas Diponegoro, DPD RI, dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan industri garam.

BACA JUGA  Pemprov Jateng dan Fujian Berkomitmen Tingkatkan Kerjasama

Potensi garam Jawa Tengah

Anggota DPD RI Abdul Kholik menilai potensi garam Jawa Tengah selama ini belum tergarap optimal, meski memiliki prospek besar sebagai kekuatan ekonomi daerah. Ia mencatat penurunan jumlah petambak garam dari 13.260 orang pada 2020 menjadi 6.420 orang pada 2024.

“Oleh karena itu, perlu optimalisasi produksi, peningkatan teknologi, hilirisasi, dan pemberdayaan petambak,” ujarnya.

Perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan Jateng, Lilik Harnadi, menyebut Jawa Tengah memiliki landasan regulasi kuat untuk pengembangan industri garam.

Uji sampel lima tahun terakhir menunjukkan peningkatan kualitas produksi petambak. “Jawa Tengah mampu berkontribusi 31,26 persen terhadap produksi nasional,” katanya.

Persiapan swasembada garam nasional

Direktur Utama PT SPJT, Untung Juanto, menegaskan kesiapan SPJT untuk terjun lebih dalam dalam industri garam. Dengan kebutuhan nasional sekitar 5 juta ton per tahun, produksi dalam negeri baru mampu memenuhi sekitar 30 persen.

BACA JUGA  Potensi Desa-Desa di Jawa Tengah Basis Pembangunan Daerah

Saat ini SPJT telah memetakan pangsa pasar sebanyak 4.500 ton per bulan, sementara kapasitas pabrik garam di Pati baru 2.000 ton per bulan. Pabrik baru akan dibangun di Brebes pada 2026.

“SPJT telah memenuhi persyaratan seperti SNI dan sertifikat halal, serta mampu memproduksi garam U100,” ujarnya.

Universitas Diponegoro melalui LPPM siap mendukung peningkatan teknologi industri garam, termasuk pengembangan teknologi mekatronika untuk penyortiran otomatis serta pendampingan bagi petambak.

Ketua SDGs Centre Undip, Prof. Bulan Prabawani, menyatakan penguatan industri garam selaras dengan capaian SDGs, mulai dari peningkatan kesejahteraan pesisir hingga pertumbuhan ekonomi inklusif.

Salah satu petambak asal Demak, Masruri, berharap pemerintah berperan lebih besar dalam pengendalian harga agar petambak mendapatkan harga jual yang stabil dan menguntungkan. (Htm/S-1)

BACA JUGA  AMAN Dukung Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

PENGEMBANGAN layanan logistik ramah lingkungan atau green freight service menjadi strategi baru untuk memperkuat pertumbuhan bisnis angkutan kereta api kontainer. Selain meningkatkan daya saing bisnis, inisiatif ini diarahkan untuk mendorong…

Diversifikasi Bisnis, Kalog Kembangkan Pergudangan di Bandung dan Purwokerto

KAI Logistik (Kalog) melakukan diversifikasi bisnis melalui pengembangan dua pergudangan di Bandung dan Purwokerto yang ditargetkan rampung pada akhir 2026. Hal itu merupakan langkah perusahaan dalam memperluas portofolio bisnis sekaligus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

  • November 3, 2026
Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal, Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

  • November 3, 2026
Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal,  Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

  • November 3, 2026
Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

  • November 3, 2026
Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

Heboh Anggota TNI Pangkat Kopral Beratribut Jenderal, Dandim 0816 Sidoarjo Beri Penjelasan 

  • November 3, 2026
Heboh Anggota TNI Pangkat Kopral Beratribut Jenderal, Dandim 0816 Sidoarjo Beri Penjelasan 

Diversifikasi Bisnis, Kalog Kembangkan Pergudangan di Bandung dan Purwokerto

  • November 3, 2026
Diversifikasi Bisnis, Kalog Kembangkan Pergudangan di Bandung dan Purwokerto