
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan dukungan penuh untuk percepatan penanganan darurat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh.
Banjir dipicu hujan berintensitas tinggi sejak Minggu (23/11) menyebabkan ruas jalan terendam dan aktivitas warga terganggu.
Kepala BNPB Suharyanto menginstruksikan respon cepat di seluruh wilayah terdampak. Untuk memperkuat penanganan di lapangan, BNPB membagi tim pendampingan menjadi empat kelompok yang dipimpin Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jarwansyah.
Pembagian wilayah penanganan sebagai berikut:
- Tim A: Aceh Tamiang, Bireuen, Lhokseumawe, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara
- Tim B: Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat
- Tim C: Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah
- Tim D: Aceh Singkil, Aceh Selatan
Masing-masing tim diperkuat tenaga ahli dan unsur pengarah BNPB untuk memastikan koordinasi dan penanganan berjalan optimal.
Dengan kondisi akses jalan yang masih terputus akibat banjir, BNPB menyiapkan dua titik distribusi logistik.
Lokasi pertama di Bandara Kualanamu melayani wilayah Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, dan Langsa.
Lokasi kedua berada di Bandara Lhokseumawe, untuk wilayah Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Aceh Selatan.
Bantuan yang dikirim ke masing-masing lokasi meliputi 200 paket sembako, 200 pouch makanan siap saji, 100 paket hygiene kit, 200 kasur lipat, 100 paket alat kebersihan, 100 selimut dan 100 matras
BNPB memastikan penyaluran bantuan dilakukan secepat mungkin untuk mendukung kebutuhan warga di titik-titik terdampak banjir. (*/S-01)







