PSBS Biak Imbangi Madura United

PSBS Biak gagal memaksimalkan posisinya sebagai tuan rumah. Saat menjamu Madura United pada pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (25/9) malam, PSBS hanya mampu bermain imbang 0-0 .

Hasil imbang ini membuat PSBS Biak naik satu tingkat ke peringkat 16 klasemen sementara dengan lima poin dari tujuh laga. Meski begitu mereka masih berada di zona degradasi.

Demikian halnya dengan Madura United. Mereka tidak beranjak dari posisi ke-15 klasemen dengan enam poin dari tujuh pertandingan.

Madura United sejatinya punya peluang untuk menang setelah diberi tendangan penalti. Sayangnya Lulinha yang ditunjuk sebagai algojo, gagal melaksanakan tugasnya dengan baik setelah tendangannya melambung di atas gawang PSBS.

BACA JUGA  Dewa United Tambah Derita PSBS, Persik Jauhi Degradasi

Permalukan Bhayangkara

Sebelumnya, Malut United sukses membawa pulang poin penuh dalam lawatannya ke Lampung. Saat menghadapi tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Bandarlampung, Malut United menang 1-0.

Satu-satunya gol tim besutan Hendri Susilo itu dicetak Yakob Sayuri pada menit 31. Kemenangan itu bukan saja mempermalukan Bhayangkara, tetapi juga mematahkan rekor tiga kali tak terkalahkan The Guardians of Saburai–julukan Bhayangkara FC.

Pelatih Bhayangkara, Paul Munster pun tidak bisa menutupi kekecewaannya atas kekalahan itu. Padahal timnya sudah bermain bagus.

“Dalam pertandingan tadi secara keseluruhan kami bermain bagus, namun Malut United lebih unggul dalam efektivitas gol. Kami tidak berhasil memanfaatkan peluang. Di babak pertama ada peluang sayang membentur tiang gawang begitu pula di babak kedua bola hanya mengenai mistar gawang,” kata saat konferensi pers selepas laga.

BACA JUGA  Persib Juara, Persis Susul Semen Padang dan PSBS ke Liga 2

Sesuai rencana

Sebaliknya, Pelatih Malut United Hendri Susilo mengatakan bahwa timnya berhasil menjalankan rencana sehingga mampu menggungguli tuan rumah.

“Kemenangan tidak terlepas dari semua pemain yang berhasil menjalankan strategi yang kami terapkan,” katanya.

“Pemain kami sangat gigih, kompak sulit ditembus oleh Bhayangkara. Kemudian kami muncul dengan serangan balik dan teknik ini berhasil,” kata dia. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

BELGIA akhirnya memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah melumat Selandia Baru 5-1 pada laga terakhir mereka di Grup G yang berlangsung di Stadion British Columbia (BC)…

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

TANJUNG Verde belum berhenti membuat kejutan. Bahkan mereka mencetak sejarah dengan melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kesuksesan itu didapat Tanjung Verde seusai menahan imbang Arab Saudi 0-0…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards