BMKG Maksimalkan OMC Cegah Karhutla di Sumatra Selatan

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus mengintensifkan upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pemantauan atmosfer harian, serta patroli darat lintas sektor.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut saat ini Sumsel tengah memasuki masa kritis puncak kemarau, sehingga dibutuhkan kewaspadaan tinggi dan langkah cepat mencegah meluasnya titik api.

“Hari ini salah satu hari paling rawan dalam sepekan terakhir. Tingkat kemudahan terbakar sangat tinggi. OMC tahap kedua kami aktifkan kembali, dengan penyemaian diarahkan ke zona merah,” ujar Dwikorita dalam rapat koordinasi karhutla bersama Menteri LHK, Kepala BNPB, dan pemerintah daerah di Palembang, Rabu (30/7).

BACA JUGA  Tabur 8 Ton Garam, OMC Hujan Buatan Karhutla Riau Berhasil Turunkan Hujan

OMC di Sumsel sebelumnya telah dilakukan pada 13–18 Juli, menghasilkan hujan hingga 6,7 juta meter kubik, khususnya di lahan gambut pesisir timur. Intervensi ini dinilai efektif menekan potensi karhutla.

“Dibanding Riau dan Jambi, Sumsel relatif lebih ringan dampaknya. Tapi ini justru jadi alarm untuk memperkuat patroli darat dan pantauan mikro,” katanya.

Karhutla di Sumatra Selatan, Patroli Tetap Kunci

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Seto Handoko, menambahkan potensi terbentuknya awan hujan pada 30 Juli dan beberapa hari ke depan cukup tinggi, meningkatkan peluang keberhasilan OMC. Namun ia menegaskan, OMC tidak akan efektif tanpa pengawasan darat.

“Kunci utama tetap patroli darat. Zona merah dan kuning harus jadi fokus. Kalau kebakaran terjadi di zona hijau, itu indikasi ada faktor non-alamiah yang perlu ditindak,” kata Seto.

BACA JUGA  BMKG Deteksi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BMKG juga menekankan pentingnya pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) sebagai indikator kerentanan lahan. Berdasarkan data KLHK per 28 Juli 2025, beberapa wilayah di Sumsel seperti PALI, Musi Rawas Utara, dan Musi Banyuasin tercatat dalam status Rawan hingga Berbahaya.

“TMAT kategori merah dan hitam harus jadi prioritas patroli. Jika permukaan air tanah sangat rendah, satu percikan bisa memicu kebakaran besar,” ujar Dwikorita.

Curah Hujan Agustus Masih Rendah

Secara klimatologis, BMKG memperkirakan curah hujan pada Agustus 2025 akan berada pada kategori rendah hingga menengah, meski dengan sifat hujan umumnya di atas normal. Namun, potensi kekeringan dan sebaran asap tetap perlu diwaspadai.

BACA JUGA  Akhir Musim Hujan di DIY Diprediksi April 2026

“Kami mengimbau agar tidak hanya bergantung pada cuaca. Mitigasi harus dilakukan secara holistik—melalui udara dengan OMC, di darat lewat patroli, dan dari bawah dengan pemantauan air tanah,” tutup Dwikorita.

Siswantini Suryandari

Related Posts

Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

KAPOLRES Sidoarjo Kombes Dr Christian Tobing meraih penghargaan sebagai Tokoh Pelayanan Publik dan Kemitraan Media dalam ajang IJTI Awards 2026. Apresiasi tingkat nasional dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat…

DJP Jatim II Serahkan Tersangka Pidana Pajak ke Kejari Sidoarjo

KANTOR Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur II (Kanwil DJP Jatim II) menyerahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial HT beserta barang bukti (Tahap II) ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo pada Kamis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

  • September 24, 2026
Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

DJP Jatim II Serahkan Tersangka Pidana Pajak ke Kejari Sidoarjo

  • September 24, 2026
DJP Jatim II Serahkan Tersangka Pidana Pajak ke Kejari Sidoarjo

Korban Keracunan Menu MBG di Batang Capai 411 Orang

  • September 24, 2026
Korban Keracunan Menu MBG di Batang Capai  411 Orang

Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

  • September 24, 2026
Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

Mahasiswa UPI Sumbang Perak untuk Indonesia di Asian Games 2026

  • September 24, 2026
Mahasiswa UPI  Sumbang Perak untuk Indonesia di Asian Games 2026

Tim Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Kategori Esai Ilmiah di IPB

  • September 24, 2026
Tim Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Kategori Esai Ilmiah di IPB