Sumber Anggaran untuk HUT Purwakarta Dipertanyakan

PENGAMAT kebijakan publik Agus M Yasin mempertanyakan anggaran Pemerintah Daerah Purwakarta saat menggelar pertunjukan spektakuler Air Mancur Sri Baduga pada 18-20 Juli lalu.

Pasalnya, pertunjukan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-194 Kota Purwakarta dan ke-57 Kabupaten Purwakarta itu menyerap anggaran yang cukup besar yakni Rp360 juta.

“Anggaranya mencapai Rp360 juta. Itu bukan angka yang kecil di tengah kesulitannya ekonomi dan pengetatan anggaran yang sedang dilakukan pemerintah,” ujar Agus M Yasin, Kamis (24/7).

Selain anggaran pertunjukan Air Mancur, Agus juga menyoroti anggaran lainnya saat penyelenggaraan HUT Purwakarta, di antaranya penyewaan 22 ekor kuda yang digunakan saat Festival Budaya dan anggaran pembayaran 4 dalang.

BACA JUGA  Anggaran Program MBG untuk Jabar Capai Rp50 Triliun, Melebihi APBD

Tidak dikonsultasikan

Dok.Ist

“Anggaran sewa kuda tidak jelas sumber anggaranya karena menurut informasi anggaran anggaran tersebut tidak dikonsultasikan dengan anggota dewan,” ungkap Agus M. Yasin.

Sementara untuk membayar 4 dalang bersumber dari anggaran Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Purwakarta yang nilainya Rp1,8 miliar.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Purwakarta, Dodi yang dikonfirmasi membantah penggunaan anggaran untuk pesta air mancur sebesar Rp360 juta.

“Engga sampai segitu. Di bidang pariwisata kalau untuk pertunjukan air mancur selama tiga hari cuma Rp125 juta. Anggaran yang besar di bidang kebudayaan” kata Dodi.

Harus diselidiki

Agus M Yasin menduga ada anggaran nonbudgeter APBD baik dari CRS maupun titipan anggaran dis etiap OPD yang diduga setiap OPD harus menyimpan anggaran untuk HUT Purwakarta masing masing Rp100 juta.

BACA JUGA  Pemerintah Jangan Korbankan Efektivitas dan Daya Saing Bangsa

“Aparat Penegak hukum melakukan penyelidikan penggunaan anggaran yang digunakan Pemkab Purwakarta selama penyelenggaraan HUT Purwakarta yang sumber anggaranya mencurigakan,” ujar Agus M Yasin. (KR/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mendapati Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan, Sidoarjo belum memenuhi standar. Hal tersebut diketahui…

Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

GUBERNUR Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Jawa Timur bersama 36 kabupaten/kota se-Jatim, Senin (30/3). Sebelumnya, Kota Surabaya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 Adisutjipto Terjadi Lonjakan Penumpang

  • April 1, 2026
Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 Adisutjipto Terjadi Lonjakan Penumpang

Dibungkam Bosnia-Herzegovina, Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia

  • April 1, 2026
Dibungkam Bosnia-Herzegovina, Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia

Kemampuan Literasi Matematika Alami Penurunan

  • March 31, 2026
Kemampuan Literasi Matematika Alami Penurunan

Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

  • March 31, 2026
Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

  • March 31, 2026
Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata

  • March 31, 2026
Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata