Warga Desak Jalan Lintas Simanindo-Pangururan segera Diperbaiki

JALAN lintas Simanindo-Pangururan, yang menjadi jalur vital di Kabupaten Samosir  terancam putus akibat longsor.

Kerusakan terparah terlihat di Desa Garoga dan Desa Simamora, Kecamatan Simanindo, di mana badan jalan menyempit hingga menyisakan kurang dari 60 persen dari lebar aslinya.

Jepri Sumanjuntak (60), warga Desa Garoga, mengungkapkan keresahannya terhadap kondisi tersebut.

“Longsor ini sudah terjadi cukup lama, tetapi hingga sekarang belum ada tindakan nyata dari pemerintah. Kami sangat berharap perhatian serius, karena jalan ini adalah akses utama masyarakat,” ujar Jepri, Sabtu (18/1).

Kerusakan jalan ini tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga  membahayakan. Pengguna jalan kerap terlibat dalam adu cepat untuk melewati lokasi sempit, sehingga memicu kemacetan parah dan meningkatkan risiko kecelakaan.

BACA JUGA  Sampah di Kawasan Wisata Samosir Dibebankan ke Pelaku Usaha

“Kendaraan sering saling beradu kecepatan, tapi ketika tiba di lokasi longsor, mereka terpaksa berhenti karena jalan tidak cukup lebar untuk dilalui dua kendaraan sekaligus. Akhirnya menyebabkan kemacetan,” ungkap Jepri.

Kerusakan itumencakup badan jalan sepanjang 10 meter yang sudah tergerus longsor hingga 40 persen. Jika tidak segera diperbaiki, jalan terancam tidak dapat digunakan sama sekali.

Jalur strategis

Masyarakat setempat mendesak pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Samosir untuk segera bertindak. Perbaikan infrastruktur dinilai mendesak, mengingat jalan ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan berbagai wilayah, termasuk akses menuju destinasi wisata Danau Toba.

“Keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas ekonomi bergantung pada jalan ini. Jika terus dibiarkan, kerugian yang lebih besar akan menanti,” tegas Jepri.

BACA JUGA  Samosir Padukan Budaya dan Pertanian di Festival Manuan Eme

Jalan lintas Simanindo-Pangururan adalah salah satu nadi transportasi utama di Pulau Samosir. Dengan situasi longsor yang semakin memburuk, masyarakat berharap tindakan dari pihak berwenang untuk mencegah terputusnya akses dan menjaga keamanan pengguna jalan. (One/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

YOGYAKARTA kembali menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya bagi tiga pameran industri terbesar di Jawa bagian tengah: Jogja Food & Beverage Expo, Jogja Printing Expo, dan Jogja Pack & Process…

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

CUACA buruk terjadi di kota Bandung pada Sabtu (28/3) siang. Hujan yang disertai angin kencang membuat tiga papan reklame roboh dan menimpa empat unit mobil di Jalan Buahbatu. Menurut Kepala…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

  • March 29, 2026
Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

  • March 29, 2026
Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

  • March 28, 2026
Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

  • March 28, 2026
Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

  • March 28, 2026
2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran