Kenali Gondongan dan Cara Pengobatannya

GONDONGAN adalah penyakit kerap menyerang anak. Kasus penyakit gondongan selama Agustus-September tahun ini meningkat di Kota Yogyakarta.

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mencatat terdapat 157 anak usia SD terpapar penyakit ini.

Selain di Kota Yogyakarta ternyata peningkatan kasus gondongan ini juga terjadi di berbagai kabupaten/kota di luar Yogyakarta.

Pusat Kedokteran Tropis (PKT) UGM mengangkat topik penyakit gondongan atau parotitis dalam podcast bulanan Tropmed Talk bulan Oktober.

Narasumber yang dihadirkan adalah dokter spesialis anak Ratni Indrawanti dari RSUP Dr Sardjito.

Ia menjelaskan bahwa gondongan adalah infeksi yang terjadi pada kelenjar ludah.

Letaknya ada di bawah daun telinga. Jika terinfeksi virus penyebabnya, akan timbul gejala setelah 16-18 hari.

Pada 2-3 hari pertama gejala mirip infeksi lainnya, seperti demam, pusing, badan tidak nyaman,’ kata dr Ratni Indrawanti, Senin (21/10)

Terkadang disertai batuk atau muntah. Kemudian disusul terjadinya pembesaran pada kelenjar ludah yang terasa sakit.

“Pembesaran yang bisa terjadi di dua sisi leher ini akan berlangsung selama 5-7 hari. Setelah itu akan mengecil sendiri,” jelas dr. Ratni.

Bisa menjalar ke otak

Meski gondongan dapat sembuh dengan sendirinya, ia mengingatkan pada kasus tertentu gondongan dapat menyebabkan komplikasi.

Bahkan penyakit ini bisa menjalar sampai otak dan menyebabkan radang otak.

Gejalanya antara lain demam, kejang dan penurunan kesadaran. Komplikasi lainnya yang dapat terjadi adalah pneumonia dan pankreatitis, atau peradangan pada pankreas.

Kemudian jika menular pada usia remaja atau dewasa, gondongan dapat menyebabkan orchitis (peradangan testis) pada laki-laki dan ovaritis (peradangan ovarium) pada wanita.

Komplikasi berat lain imbuh dr. Ratni adalah jika menular pada ibu hamil, terutama jika terjadi saat kehamilan kurang dari 12 minggu. “Bisa menyebabkan keguguran,” ujarnya.

Penularan gondongan tergolong mudah, sebagian besar melalui droplet yang keluar saat bersin, berteriak atau batuk.

Virus gondongan yang terdapat dalam droplet, imbuh dr. Ratni bisa hidup selama beberapa jam, sehingga memungkinkan terjadinya penularan tidak langsung.

Penularan ini, katanya terjadi jika seseorang menyentuh droplet yang ada di permukaan benda kemudian telapak tangannya menyentuh hidung atau mulut.

Pencegahan penularan penyakit

Ia menyarankan, pasien gondongan sebaiknya diisolasi selama lima hari terhitung sejak mulai demam.

Sedangkan bagi yang sehat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sangat penting untuk mencegah penularan penyakit ini.

Selain dengan PHBS, pencegahan lainnya adalah dengan vaksinasi MMR. “Ini adalah vaksin kombinasi, bisa untuk mencegah tiga penyakit,” ujarnya.

Tiga penyakit tersebut adalah Mumps (Gondongan), Measles (Campak), dan Rubella.

Benarkan parotitis bisa disembuhkan dengan kalungan buah mengkudu atau pace kepada penderita?

Ratni  menjelaskan sebetulnya kalung buah mengkudu itu bertujuan agar anak-anak tidak nyaman dengan baunya.

Ssehingga anak yang mengalami parotitis mau berdiam diri di rumah.

Mitos lain yang ditanyakan adalah penyembuhan parotitis menggunakan blau. Menurut dr. Ratni, blau digunakan sebagai penanda agar area gondongan itu tidak disentuh karena sakit.

Sebetulnya kedua mitos tersebut bermanfaat jika tahu maksudnya saat diterapkan. Namun keduanya tidak terbukti secara medis dapat menyembuhkan parotitis.

“Apakah benar, jika pernah gondongan tidak perlu vaksinasi MMR?.”  Ratni menjelaskan bahwa pembesaran pada kelenjar ludah dapat disebabkan banyak hal.

Sehingga perlu dibuktikan dahulu pembengkakan yang pernah dialami adalah benar parotitis

“Jika terbukti benar melalui tes antibodi, maka boleh tidak vaksinasi MMR,” ujarnya. (AGT/S-01)

  • Siswantini Suryandari

    Related Posts

    Deklarasi Tolak Judol, Bupati  Bandung Tekankan Integritas dan Akhlak ASN

    PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bandung mendeklarasikan komitmen bersama menolak judi online (judol) dan judi konvensional di lingkungan aparatur negara. Deklarasi itu dibacakan langsung oleh Bupati Dadang Supriatna dalam Focus Group Discussion…

    Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

    SEBANYAK Lima Desa Binaan Imigrasi di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaksanakan panen raya jagung secara serentak. Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan penanaman jagung dalam program Desa Binaan Imigrasi…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Jangan Lewatkan

    Para Dekan Baru UGM Baru Diharap Bisa Lebih Inovatif dan Adaptif

    • September 30, 2026
    Para Dekan Baru UGM Baru Diharap Bisa Lebih Inovatif dan Adaptif

    Dekan Fakultas Peternakan UGM Resmi Diserahterimakan

    • September 30, 2026
    Dekan Fakultas Peternakan UGM Resmi Diserahterimakan

    Deklarasi Tolak Judol, Bupati  Bandung Tekankan Integritas dan Akhlak ASN

    • September 30, 2026
    Deklarasi Tolak Judol, Bupati  Bandung Tekankan Integritas dan Akhlak ASN

    Polisi Ringkus Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur

    • September 30, 2026
    Polisi Ringkus Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur

    Vikram Sinha Kembali Jabat Presiden Direktur dan CEO PT Indosat Tbk

    • September 30, 2026
    Vikram Sinha Kembali Jabat Presiden Direktur dan CEO PT Indosat Tbk

    Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

    • September 30, 2026
    Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul